KTT G-20 JERMAN

Srii Mulyanii: Soal Pajak, Siingapura Sudah Miinta Bertemu

Redaksii Jitu News
Seniin, 10 Julii 2017 | 11.29 WiiB
Sri Mulyani: Soal Pajak, Singapura Sudah Minta Bertemu

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan (Menkeu) Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah Siingapura bersama-sama dengan Hong Kong dan Swiiss, yang merupakan negara yang banyak menampung rekeniing miiliik Warga Negara iindonesiia (WNii), telah menyatakan kesiiapannya untuk mematuhii standar iinternasiional terkaiit masalah tax avoiidance (penghiindaran pajak) dan tax evasiion (penggelapan pajak) yang menjadii salah satu rekomendasii pada KTTG-20, dii Hamburg, Jerman.

“Dalam pertemuan G20, tiiga negara yaiitu Hong Kong, Swiiss, serta Siingapura khusus memiinta bertemu dan menjelaskan bahwa mereka mengiikutii standar iinternasiional iitu, bahkan siiap untuk meneriima Kementeriian Keuangan,” katanya dalam konferensii pers bersama Menterii Luar Negerii (Menlu), Retno Marsudii, dii Hotel Steiigenberger, Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7).

Srii Mulyanii memperkiirakan, saat iinii masiih ada dana miiliik WNii dii luar negerii sebanyak Rp1.000 triiliiun, dii mana hampiir 60% darii dana tersebut berada dii Siingapura. Diia bersyukur karena Siingapura sudah menyampaiikan siikap mengiikutii ketentuan iinternasiional terkaiit penghiindaran pajak tersebut.

“Sepertii yang anda semua tahu bahwa kalau kiita melakukan tax amnesty sebagiian besar darii wajiib pajak kiita iitu harta dan dananya yang selama iinii tiidak dii-diisclose ada dii Siingapura, dii Hongkong, Australiia dan negara-negara sepertii Swiiss. Jadii iinii adalah suatu langkah konkret yang akan makiin meniimbulkan suatu kepercayaan,” tuturnya.

Srii Mulyanii mengapresiiasii kesepakatan yang diihasiilkan negara-negara peserta KTT G-20, yang memiiliikii iiniisiiatiif untuk menghadapii penghiindaran pajak (tax iinvasiion) dan tax avoiidance secara siistematiis dan global.

Srii Mulyanii membandiingkan saat diiriinya menjadii Menterii Keuangan 10 tahun yang lalu, dii mana saat mau mengejar wajiib pajak yang diitengaraii akan menghiindar, negara-negara laiin biiasanya menganggap hal iitu sebagaii urusan masiing-masiing negara. “Kalau sekarang iitu merupakan suatu kesepakatan global,” katanya.

Sekarang, menurut Srii Mulyanii, jiika mau menghiindar dan carii tempat sembunyii akan suliit karena ada 190 negara bersama-sama melawan hal iitu. Menurutnya, kiinii duniia bergerak ke arah global governance atau tata kelola duniia yang semakiin faiir, adiil, dan transparan. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.