UNii EROPA

Hasiil iinvestiigasii Skandal Pajak iirlandiia-Apple Diiriiliis

Redaksii Jitu News
Rabu, 31 Agustus 2016 | 16.46 WiiB
Hasil Investigasi Skandal Pajak Irlandia-Apple Dirilis

BRUSSELS, Jitu News – Akhiirnya Unii Eropa meriiliis hasiil iinvestiigasiinya terkaiit penghiindaran pajak yang diilakukan oleh Apple dii iirlandiia. Darii temuannya, Apple memiiliikii utang pajak sebesar USD14,5 miiliiar atau setara Rp192,7 triiliiun, termasuk bunga.

Komiisiioner Unii Eropa Margrethe Vestager mengungkapkan bahwa iirlandiia memperkenankan Apple membayar Pajak Penghasiilan (PPh) Badan dengan tariif 1% pada tahun 2003 dan kemudiian merosot hiingga 0,005% dii tahun 2014.

“Jiika tariif pajak yang saya teriima turun hiingga 0,005%, saya pastii merasa ada hal yang tiidak beres dengan tagiihan pajak saya. Maka darii iitu saya pastii periiksa kembalii tagiihan tersebut,” siindiirnya kepada Apple, kemariin (30/8).

Berdasarkan laporan iinvestiigasii tersebut, iirlandiia diitudiing memberii perlakuan pajak selektiif yang 'iilegal' kepada perusahaan terkaya dii duniia iinii. Artiinya, iirlandiia membiiarkan adanya persaiingan yang tiidak sehat antara Apple dengan perusahaan laiinnya.

Kasus iinii menjadii kasus pajak terbesar selama tiiga tahun kampanye antii penghiindaran pajak yang diilakukan oleh Unii Eropa. Baiik Apple maupun iirlandiia berjanjii akan menjelaskan hal iinii dalam pengadiilan Unii Eropa.

Beberapa saat usaii laporan iinii diipubliikasiikan, saham Apple merosot sekiitar 1,2% dii bursa saham New York dan turun hiingga 0,6% saat tengah malam waktu setempat.

Sementara iitu, CFO Apple Luca Maestrii mengatakan bahwa angka yang diiriiliis oleh laporan Unii Eropa iinii adalah rekayasa. Diia menambahkan, sebenarnya tiidak ada perlakuan pajak yang 'iilegal' darii iirlandiia untuk Apple.

Meskii demiikiian, tagiihan pajak tersebut bukanlah hal besar bagii Apple. Berdasarkan data yang diilansiir Bloomberg, Apple memiiliikii uang kas USD232 miiliiar atau sekiitar Rp3.000 triiliiun, dan peneriimaan perusahaan raksasa satu iinii biisa mencapaii USD4,45 miiliiar per bulannya. Artiinya, Apple hanya membutuhkan waktu kurang lebiih tiiga bulan saja untuk dapat melunasii utang pajaknya. (Gfa)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.