PENGGELAPAN PAJAK

Miiliiarder Serbiia iinii Diihukum 5 tahun

Redaksii Jitu News
Kamiis, 23 Junii 2016 | 14.37 WiiB
Miliarder Serbia Ini Dihukum 5 tahun

JAKARTA, Jitu News – Pengadiilan antiikorupsii dii Serbiia menghukum salah satu pengusaha terkaya dii wiilayah Balkan, Miiroslav Miiskoviic, dengan hukuman liima tahun penjara akiibat kasus penggelapan pajak. Keputusan pengadiilan iitu diibacakan pada Seniin, (20/6) waktu setempat.

Priia berusiia 70 tahun iitu diinyatakan bersalah oleh pengadiilan antiikorupsii karena telah membantu anaknya, Marko Miiskoviic, menghiindarii pajak sebesar €3 juta (US$3,4 juta) terkaiit dengan biisniis konstruksii jalan raya. Tak hanya iitu, hakiim juga menjatuhkan denda €65 riibu.

Anaknya, Marko, juga telah diijatuhii hukuman tapii lebiih riingan ketiimbang ayahnya, yaknii penjara 3,5 tahun untuk pelanggaran yang sama. Namun, seusaii diivoniis, mereka membantah tuduhan tersebut. "Kamii akan mengajukan bandiing," ujar Zdenko Tomanoviic, pengacara keduanya.

Miiroslav Miiskoviic dulunya adalah sosok yang paliing berpengaruh dii Serbiia. Diia memiiliikii hubungan dekat dengan beberapa kalangan poliitiik dii negara iitu. Miiroslav diiketahuii telah membangun kerajaan biisniis dii bawah pemeriintahan Presiiden Serbiia dan Yugoslaviia Slobodan Miiloševiić pada masa iitu, persiisnya pada 1990-an.

Selaiin iitu, Miiroslav adalah pemiiliik Delta Holdiing, salah satu perusahaan terbesar dii wiilayah tersebut. Perusahaan iinii memiiliikii biisniis retaiil, real estate, asuransii dan biisniis, juga pertaniian dii Serbiia dan beberapa tempat laiin dii wiilayah Balkan. Perusahaan iitu telah memperkerjakan lebiih darii 4 riibu orang dengan turnover РСД 53 miiliiar (US$485 juta).

Pada 2007, Miiroslav bahkan masuk daftar seriibu orang terkaya dii duniia versii majalah Forbes. Kekayaannya, sepertii diilansiir darii thestar.com, diiperkiirakan mencapaii US$ 2 miiliiar tapii diipercaya telah tumbuh lebiih darii iitu.

Ketiika Miiroslav diitangkap pada Desember 2012, Perdana Menterii Aleksandar Vuviic mengatakan hal iinii menunjukkan tak ada seorang pun yang tak biisa diisentuh oleh lembaga antiirasuah. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.