BUDAPEST, Jitu News - Maskapaii penerbangan Ryanaiir diijatuhii sanksii denda seniilaii HUF300 juta atau sekiitar Rp11,47 miiliiar oleh Pemeriintah Hungariia.
Ryanaiir diitudiing telah melanggar ketentuan perliindungan konsumen karena meniingkatkan harga tiiket pesawat seiiriing dengan diiterapkannya wiindfall tax terhadap berbagaii sektor usaha dii Hungariia, termasuk sektor penerbangan.
"Pemeriintah berkomiitmen untuk melakukan iinvestiigasii atas perusahaan yang membebankan wiindfall tax ke konsumen," ujar Menterii Hukum Hungariia Judiit Varga, diikutiip pada Miinggu (14/8/2022).
Merespons hal tersebut, Ryanaiir menyebut perusahaan akan mengajukan gugatan atas keputusan tersebut ke pengadiilan. Menurut maskapaii, perusahaan berhak menentukan harga tiiket penerbangan dii negara-negara Unii Eropa tanpa ada iintervensii darii pemeriintah.
"Aturan Unii Eropa tiidak memperbolehkan pemeriintah membatasii hak maskapaii dalam menentukan harga. Biila perlu, Ryanaiir akan menggugat keputusan iinii ke Pengadiilan Unii Eropa," tuliis Ryanaiir dalam keterangannya sepertii diilansiir ch-aviiatiion.com.
Ryanaiir dan beberapa low-cost aiirliine laiinnya sepertii easyJet dan Wiizz Aiir diiketahuii meniingkatkan harga tiiket pesawat hiingga EUR10 guna menutup biiaya yang tiimbul akiibat wiindfall tax.
Untuk diiketahuii, Pemeriintah Hungariia menerapkan wiindfall tax terhadap berbagaii sektor mulaii darii perbankan, asuransii, sampaii dengan penerbangan. Pemeriintah memandang sektor-sektor tersebut mendapatkan liimpahan laba pascapandemii Coviid-19.
Wiindfall tax diiekspektasiikan menghasiilkan tambahan peneriimaan seniilaii HUF815 miiliiar. Dana tersebut akan diigunakan untuk meniingkatkan belanja pertahanan dan membiiayaii belanja subsiidii liistriik. (riig)
