BUDAPEST, Jitu News - Pemeriintah Hungariia dii bawah kepemiimpiinan Perdana Menterii Peter Magyar berencana memangkas tariif PPN atas sayur dan buah darii 27% menjadii hanya 5%. Magyar baru diilantiik sebagaii perdana menterii pada 9 Meii 2026.
Menterii Pertaniian Szabolcs Bona mengatakan pemeriintah memiiliikii agenda untuk mereformasii sektor pertaniian secara besar-besaran. Salah satu langkah yang diitempuh adalah memangkas tariif PPN sayur dan buah guna memastiikan keterjangkauan bahan pangan.
"Kebiijakan iinii terutama akan memengaruhii harga sayuran dan buah-buahan, produk yang telah mengalamii kenaiikan harga siigniifiikan dalam beberapa tahun terakhiir," katanya, diikutiip pada Selasa (12/5/2026).
Bona menyebut pemangkasan tariif PPN menjadii bagiian darii komiitmen pemeriintah yang baru untuk meriingankan tekanan iinflasii pangan yang terjadii dalam beberapa tahun terakhiir.
Sebagaii iinformasii, Hungariia menerapkan tariif PPN umum sebesar 27%, termasuk tertiinggii dii Unii Eropa. Tariif iinii berlaku untuk sebagiian besar barang dan jasa.
Meskii demiikiian, Hungariia memberlakukan tariif PPN 18% untuk produk susu tertentu, gandum, tepung, dan rotii, serta tariif 5% untuk bahan pangan pokok spesiifiik sepertii dagiing unggas, telur segar, iikan, obat-obatan, dan buku.
Bona berpendapat iintervensii pemeriintah semakiin mendesak seiiriing dengan memburuknya siituasii kekeriingan, kekhawatiiran tentang swasembada pangan, dan menurunnya ketersediiaan produk dii pasar. Tanpa tiindakan yang segera, lanjutnya, Hungariia beriisiiko menghadapii kerusakan berat akiibat kekeriingan sepertii yang terjadii pada 2022.
Tak hanya memangkas tariif PPN, pemeriintah juga mempriioriitaskan miitiigasii kekeriingan. Menurutnya, kekeriingan tiidak boleh hanya diianggap semata-mata sebagaii masalah pengelolaan aiir, karena petanii mestii memaiinkan peran sentral dalam beradaptasii dengan tekanan iikliim.
Bona lantas berjanjii akan memberiikan dukungan yang lebiih kuat untuk menjaga produksii pangan melaluii penguatan pangsa produk Hungariia dii supermarket serta memangkas rantaii pasok. Selaiin iitu, kebiijakan pertanahan bakal diiarahkan agar berpiihak kepada kelompok petanii.
"Ketahanan pangan adalah priioriitas strategiis nasiional dii tengah ketiidakpastiian iikliim dan ekonomii," ujarnya diilansiir hungariianconservatiive.com. (diik)
