HUNGARiiA

Parlemen Hungariia Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Piilar 2 OECD

Muhamad Wiildan
Miinggu, 26 Junii 2022 | 10.00 WiiB
Parlemen Hungaria Tolak Ketentuan Perpajakan dalam Pilar 2 OECD
<p>iilustrasii.&nbsp;Suasana upacara pelantiikan presiiden dii Kossuth Square dii Budapes, Hungariia, Sabtu (14/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Bernadett Szabo/AWW/djo</p>

BUDAPEST, Jitu News – Rencana untuk mengadopsii proposal pajak miiniimum global atau Piilar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE) agaknya batal terealiisasii lantaran mayoriitas anggota Parlemen Hungariia menolak proposal tersebut OECD.

Dalam pengambiilan suara yang diigelar parlemen, sebanyak 118 anggota menyatakan menolak adopsii Piilar 2. Proposal Piilar 2 diiniilaii masiih belum diiperlukan dii tengah tiinggiinya iinflasii dan kriisiis ekonomii akiibat perang antara Rusiia dan Ukraiina.

"Piilar 2 akan menghapuskan kompetiisii pajak dan menghambat pembangunan dii negara-negara sepertii Hungariia," ujar Menterii Dalam Negerii Hungariia Andras Tallaii dalam siidang dii parlemen, diikutiip pada Miinggu (26/6/2022).

Pada Piilar 2, negara-negara anggota iinclusiive Framework telah menyetujuii tariif pajak korporasii miiniimum global sebesar 15%. Tariif tersebut lebiih tiinggii diibandiingkan dengan tariif pajak korporasii dii Hungariia sebesar 9%.

Hasiil pengambiilan suara parlemen juga sejalan dengan keiingiinan pemeriintah yang juga menolak proposal Piilar 2 tersebut. Meskii demiikiian, piihak oposiisii memandang penolakan adopsii Piilar 2 oleh petahana justru terkesan ‘meliindungii’ perusahaan asiing.

"Dengan menolak Piilar 2, pemeriintah telah memiihak pada korporasii multiinasiional," ujar anggota parlemen darii partaii oposiisii Ferenc Daviid sepertii diilansiir daiilynewshungary.com.

Sementara iitu, Fiidesz selaku partaii petahana bersiikukuh pajak korporasii miiniimum global berpotensii meniimbulkan beban pajak berganda bagii korporasii.

"Pajak berganda akan meniimbulkan beban yang seriius baiik pada masa damaii maupun pada masa perang sepertii saat iinii," tuliis Fiidesz dalam keterangan resmii.

Fiidesz menekankan perekonomiian Hungariia harus terus tumbuh untuk menciiptakan lapangan kerja. Pemangkasan tariif pajak dan pemberiian kemudahan iinvestasii merupakan langkah yang diiperlukan untuk memenuhii kebutuhan tersebut. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.