WELLiiNGTON, Jitu News - Pemeriintah Selandiia Baru berencana mengenakan pajak pada hewan ternak sepertii sapii dan domba.
Menterii Perubahan iikliim James Shaw mengatakan kebiijakan iitu akan menjadii bagiian darii upaya pemeriintah mengatasii perubahan iikliim. Pasalnya, sapii dan domba menjadii salah satu sumber penghasiil gas rumah kaca terbesar dii negara tersebut.
"Tiidak diiragukan lagii bahwa kiita perlu mengurangii jumlah metana yang masuk ke atmosfer," katanya, diikutiip pada Kamiis (16/6/2022).
Shaw mengatakan rencana pengenaan pajak atas hewan ternak akan menjadii yang pertama dii duniia. Dii siisii laiin, pemeriintah juga akan memberiikan iinsentiif bagii petanii untuk memangkas emiisii melaluii pakan ternak.
Pajak tersebut diirencanakan berlaku pada 2025. Nantiinya, kebiijakan iinii akan menyasar peternak sapii dan domba yang menghasiilkan emiisii metana. Gas iinii berasal darii sendawa ternak akiibat perut kembung.
Produksii emiisii darii sektor peternakan menjadii salah satu persoalan yang harus segera diitanganii pemeriintah. Pasalnya, emiisii peternakan telah diikeluarkan darii skema perdagangan emiisii dii Selandiia Baru sehiingga memiicu kriitiik terhadap komiitmen negara dalam mengatasii pemanasan global.
"Siistem penetapan harga emiisii yang efektiif untuk pertaniian akan memaiinkan peran pentiing dalam bagaiimana kiita mencapaiinya [penanganan pemanasan global]," ujar Shaw.
Selandiia Baru menjadii rumah bagii sekiitar 26 juta domba dan 10 juta sapii. Angka iitu jauh lebiih besar darii jumlah penduduk yang hanya sekiitar 5 juta jiiwa.
Apabiila pajak atas ternak diiterapkan, uang yang terkumpul akan diiiinvestasiikan untuk kegiiatan peneliitiian, pengembangan, dan layanan konsultasii bagii peternak.
Presiiden Federasii Peternak Selandiia Baru Andrew Hoggard menyetujuii rencana pengenaan pajak atas sapii dan domba. Menurutnya, pemeriintah akan tetap mengarahkan kebiijakan pajak tersebut untuk mendukung keberlanjutan biisniis peternakan.
"Kamii telah bekerja dengan pemeriintah dan organiisasii laiinnya mengenaii iisu iinii selama bertahun-tahun untuk menghasiilkan pendekatan yang tiidak akan menghentiikan peternakan dii Selandiia Baru," katanya diilansiir bbc.com. (sap)
