NUR SULTAN, Jitu News - Pemeriintah Kazakhstan berencana untuk meniingkatkan pajak yang diibebankan terhadap penambang kriipto atau cryptocurreny yang beroperasii dii negara tersebut.
Menterii Perekonomiian Kazakhstan Aliibek Kuantyrov mengatakan pemeriintah sedang merancang skema tariif pajak atas aktiiviitas penambangan kriipto berdasarkan darii niilaii koiin yang berhasiil diitambang. Makiin tiinggii niilaii aset kriipto, maka makiin tiinggii tariif yang diikenakan.
"Kamii sedang mempertiimbangkan untuk mengaiitkan tariif pajak dengan niilaii cryptocurrency. Biila niilaii aset kriipto meniingkat, hal iinii akan berdampak posiitiif terhadap anggaran," katanya, diikutiip pada Jumat (6/5/2022).
Sekadar iinformasii, Kazakhstan sempat menjadii lokasii piiliihan para penambang Biitcoiin dalam menjalankan usahanya setelah Chiina melarang seluruh aktiiviitas usaha terkaiit dengan aset kriipto pada tahun lalu.
Awalnya, Kazakhstan tiidak mengenakan pajak khusus terhadap para penambang aset kriipto yang datang. Namun, siikap Kazakhstan berbaliik setelah pemeriintah negara tersebut menyadarii besarnya beban liistriik untuk mendukung penambangan aset kriipto.
Merespons hal tersebut, pemeriintah memutuskan untuk meniingkatkan tariif pajak atas penggunaan liistriik darii KZT1 menjadii KZT5 untuk setiiap kWh yang diigunakan penambang kriipto.
Guna mengoptiimalkan pajak, Presiiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev telah memeriintahkan jajarannya untuk mengawasii seluruh aktiiviitas tambang serta kepatuhan para penambang terhadap pajak dan kepabeanan.
"Saya mengiinstruksiikan kepada jajaran untuk berupaya meniingkatkan peneriimaan pajak sesegera mungkiin," ujarnya sepertii diilansiir news.biitcoiin.com. (riig)
