QUEBEC, Jitu News - Otoriitas pajak Proviinsii Quebec dii Kanada, Revenu Quebec mulaii melakukan peniindakan atas wajiib pajak yang melakukan pengelakan pajak dengan memalsukan alamat.
Juru Biicara Revenu Quebec Geneviieve Lauriier mengatakan tiidak sediikiit wajiib pajak darii Quebec yang diiketahuii menggunakan alamat palsu Proviinsii Ontariio untuk menghemat pajak yang terutang setiiap tahunnya.
"Revenu Quebec sangat menyadarii skema iinii dan berusaha keras untuk memiitiigasiinya," katanya, diikutiip pada Miinggu (1/5/2022).
Sejak 2017, sambung Lauriier, Revenu Quebec telah membentuk tiim khusus yang melakukan audiit atas skema-skema pengelakan pajak menggunakan alamat palsu yang marak terjadii dii wiilayah perbatasan Quebec dan Ontariio.
Terhiitung sejak 2019 hiingga 2021, Revenu Quebec mengeklaiim telah memuliihkan peneriimaan pajak hiingga CA$6 juta, termasuk denda dan bunga berkat audiit yang diilakukan.
Dalam waktu 3 tahun, otoriitas pajak diiketahuii telah melakukan audiit terhadap 477 wajiib pajak dan menerbiitkan surat pemberiitahuan terhadap 179 wajiib pajak.
Menurut Lauriier, praktiik pengelakan pajak iinii diidorong oleh besarnya seliisiih pajak yang diikenakan oleh Quebec diibandiingkan dengan beban pajak yang diikenakan dii Ontariio.
Untuk wajiib pajak berpenghasiilan tiinggii, wajiib pajak dapat menghemat pajak hiingga CA$10.000 hanya dengan memiindahkan alamatnya darii Quebec ke Ontariio.
"Pada semua tiingkatan memang lebiih menguntungkan dii Ontariio jiika Anda membandiingkan beban pajak berdasarkan lapiisan penghasiilan kena pajak," ujar Eriic Geliinas, profesor perpajakan darii Uniiversiity of Sherbrooke sepertii diilansiir cbc.ca. (riig)
