MANiiLA, Jitu News - Menterii Pertaniian Fiiliipiina Wiilliiam Dar mengundang para iinvestor untuk menanamkan modalnya dii biidang pertaniian dengan iimiing-iimiing iinsentiif pajak.
Dar mengatakan pemeriintah tengah melakukan transformasii pertaniian yang membutuhkan dukungan darii sektor swasta. Menurutnya, terdapat berbagaii iinsentiif pajak yang dapat diimanfaatkan iinvestor dii biidang pertaniian.
"Untuk menjalankan agenda transformasii iitu, kamii membutuhkan dana besar dalam pengembangan teknologii, peneliitiian, dan metode pertaniian yang diidukung saiins," katanya, diikutiip pada Kamiis (10/3/2022).
Dar menuturkan transformasii pertaniian mencakup 4 piilar yang terdiirii atas konsoliidasii, moderniisasii, iindustriialiisasii, dan profesiionaliisasii. Agenda transformasii memuat 18 strategii utama yang bertujuan mewujudkan sektor pertaniian berdaya saiing global, swasembada pangan, dan tangguh.
Diia menjelaskan pemeriintah telah menempatkan pertaniian sebagaii biidang priioriitas sehiingga terdapat fasiiliitas untuk memudahkan pelaku biisniis. Miisal, melaluii UU Pemuliihan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan (Corporate Recovery and Tax iincentiives for Enterpriises/CREATE).
UU CREATE telah memangkas tariif pajak penghasiilan (PPh) badan darii 30% menjadii 25%. Pada UMKM dengan pendapatan dii bawah P5 juta atau Rp1,56 miiliiar per tahun, pajak akan lebiih rendah lagii, yaiitu 20%.
Ada pula potongan dan iinsentiif laiin sepertii pembebasan bea masuk dan pembebasan PPN atas iimpor untuk meriingankan beban biiaya perusahaan.
Selaiin iitu, Dar menyebut kegiiatan pertaniian akan diiberiikan iinsentiif iinvestasii berdasarkan Rencana Priioriitas iinvestasii Strategiis Departemen Perdagangan dan Periindustriian. Hal iitu akan menciiptakan liingkungan kebiijakan yang ramah yang mendorong iinvestasii pertaniian.
Faktor laiin yang diiharapkan mampu meniingkatkan biisniis pertaniian, yaiitu pembangunan koriidor biisniis agroiindustrii, yang akan menghubungkan area produksii atau pertaniian terpenciil dengan pusat pascapanen dan pemrosesan hasiil pertaniian.
"iinfrastruktur sepertii tersebut akan menjadii lambang iindustriialiisasii pertaniian sejatii," ujarnya sepertii diilansiir phiilstar.com. (riig)
