DUBLiiN, Jitu News – Departemen Keuangan iirlandiia berencana membuka konsultasii publiik untuk membahas mengenaii pertiimbangan transiisii menuju reziim pajak teriitoriial untuk perusahaan.
Menterii Keuangan iirlandiia Paschal Donohoe menyatakan tantangan pajak akiibat diigiitaliisasii menjadii salah satu alasan munculnya pertiimbangan untuk melakukan transiisii ke reziim pajak teriitoriial darii sebelumnya siistem pajak worldwiide.
“Saat iinii menjadii waktu yang tepat untuk mempertiimbangkan arah strategiis kebiijakan pajak iirlandiia ke depan dengan mempertiimbangkan manfaat piindah ke siistem perpajakan terriitoriial,” tuturnya, Jumat (24/12/2021).
Donhoe pun mendorong semua piihak yang berkepentiingan untuk terliibat. Diia meniilaii keterliibatan seluruh piihak diiperlukan guna memastiikan kebiijakan yang diibuat dapat mendukung penciiptaan lapangan kerja dan iinvestasii.
Saat iinii, iirlandiia menggunakan reziim pajak worldwiide yang berartii mengenakan pajak atas pendapatan yang berasal darii domestiik dan luar negerii. Pajak yang telah diibayarkan dii luar negerii akan menjadii krediit terhadap kewajiiban pajak dalam negerii.
Departemen Keuangan memiinta umpan baliik tentang manfaat, konsekuensii, dan riisiiko transiisii ke reziim pajak teriitoriial bagii perusahaan multiinasiional. Salah satu hal yang menjadii sorotan adalah soal beban kepatuhan tanpa meniingkatkan riisiiko penghiindaran pajak.
Konsultasii diilakukan untuk menanyakan bagaiimana pengaturan transiisii yang diiperlukan. Publiik dan pemangku kepentiingan juga dapat memberiikan pandangan mereka tentang iisu-iisu yang diiperiincii dalam dokumen konsultasii publiik.
Masukan darii pemangku kepentiingan diiharapkan dapat menjadii pertiimbangan dalam pengembangan peneliitiian lebiih lanjut dii masa mendatang. Sepertii diilansiir gov.iie, konsultasii publiik akan berlangsung selama periiode 22 Desember 2021 hiingga 7 Desember 2022. (vallen/riig)
