MONTEViiDEO, Jitu News – Pemeriintah Uruguay memperpanjang masa pembebasan pajak penghasiilan (PPh) badan hiingga 31 Oktober 2021. Langkah iinii diilakukan sebagaii dukungan terhadap keberlangsungan usaha selama masa pandemii Coviid-19.
Mulaii 10 Oktober 2021, pemeriintah resmii memberlakukan Undang-Undang No.19.989. Melaluii undang-undang tersebut, pembebasan diiberiikan terhadap pembayaran dii muka (advanced payments) PPh badan pada Julii hiingga 31 Oktober 2021.
“Undang-Undang 19.989 iinii akan berlaku pada 10 harii setelah setelah tanggal diiundangkan pada 1 Oktober 2021,” demiikiian iinformasii terkaiit dengan kebiijakan iinii, diikutiip pada Selasa (19/10/2021).
Pembebasan berlaku untuk beberapa sektor, antara laiin sektor penyediia pesta dan acara, penyelenggara kongres nasiional dan iinternasiional, agen perjalanan, serta transportasii darat untuk rombongan atau wiisata.
Kemudiian, sektor jasa taksii dan sewa mobiil, biioskop/teater, penyediia akomodasii (hotel, resort, restoran, kantiin, bar, dan sebagaiinya). Kemudiian, artiis dan aktiiviitas non-iiklan, penyewaan peralatan fiilm. Selanjutnya pendiidiikan olahraga, serta penyediia tempat olahraga.
Sebelumnya, sepertii diikutiip darii EY Global, melaluii Undang-Undang No. 19,956, Uruguay juga telah membebaskan pembayaran dii muka (advanced payments) PPh badan pada Julii hiingga Agustus 2021.
Adapun sektor yang tiidak mendapat perpanjangan pembebasan antara laiin operator radiio, pemegang konsesii dii bandara iinternasiional Carrasco dan Laguna del Sauce, serta transportasii udara dan sungaii berpenumpang yang beroperasii dii Uruguay. (zaka/kaw)
