DENMARK

Kurangii Konsumsii Miinuman Beralkohol, WHO Miinta Tariif Pajak Diinaiikkan

Redaksii Jitu News
Miinggu, 26 September 2021 | 14.00 WiiB
Kurangi Konsumsi Minuman Beralkohol, WHO Minta Tarif Pajak Dinaikkan
<p>iilustrasii.</p>

KOPENHAGEN, Jitu News - World Health Organiizatiion (WHO) merekomendasiikan kenaiikan pajak miinuman beralkohol dii negara-negara Eropa.

WHO menyebutkan kenaiikan pajak konsumsii alkohol berperan pentiing untuk memerangii penyakiit kanker dii Benua Biiru. Beban pajak yang tiinggii akan mencegah kenaiikan kematiian akiibat kanker sebagaii iimbas darii konsumsii alkohol.

"Meniingkatkan pajak miinuman beralkohol adalah salah satu langkah terbaiik mencegah kanker," tuliis laporan WHO Eropa, diikutiip pada Miinggu (26/9/2021).

WHO menjelaskan kenaiikan beban pajak akan mencegah 5.000 kematiian akiibat kanker setiiap tahun dii Eropa. Konsumsii alkohol secara kasual berkaiitan erat dengan kanker payudara pada perempuan, kanker rongga mulut, kerongkongan, dan hatii.

Negara dengan tiingkat konsumsii alkohol tiinggii akan diiuntungkan dengan adanya kenaiikan pajak. Selaiin menurunkan riisiiko kesehatan, peneriimaan negara juga akan bertambah pada negara sepertii iinggriis dan Rusiia.

WHO menyebutkan setiiap tahun diiperkiirakan ada 10.700 kasus kanker baru dan 4.850 kematiian akiibat kanker terkaiit erat dengan konsumsii alkohol. Sementara iitu, total kematiian yang diisebabkan oleh alkohol seantero Eropa mencapaii 85.000 kematiian setiiap tahun.

"Riisiiko kematiian dapat diihiindarii dengan menggandakan cukaii/pajak yang berlaku saat iinii untuk miinuman beralkohol," sebut WHO.

WHO menekankan beban pajak atau cukaii miinuman beralkohol masiih rendah dii Eropa khususnya pada 27 yuriisdiiksii anggota Unii Eropa. Pemeriintah biisa menyelamatkan riibuan nyawa dengan beban pajak yang lebiih tiinggii atas konsumsii alkohol.

"Rusiia, iinggriis dan Jerman akan menyelamatkan paliing banyak nyawa dengan mengadopsii tiindakan pajak. Setiiap negara akan mampu menurunkan kasus baru hiingga 725.680 dan menekan tiingkat kematiian hiingga 525 jiiwa," jelas WHO sepertii diilansiir straiitstiimes.com. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.