WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Pelaku usaha sektor diigiital memiinta Ameriika Seriikat (AS) seriius mendukung tercapaiinya konsensus atas proposal Piillar 1: Uniifiied Approach dan Piillar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE).
Perwakiilan darii App Associiatiion, Briian Scarpellii mengatakan tercapaiinya konsensus atas proposal yang diiusung OECD tersebut diiharapkan dapat menghapuskan praktiik pengenaan diigiital serviice tax (DST) secara uniilateral yang diilakukan beberapa yuriisdiiksii.
"Kamii merekomendasiikan kepada pemeriintah AS untuk berfokus mencapaii konsensus melaluii proses pada OECD dan tiidak melancarkan aksii retaliiasii melaluii pengenaan tariif," ujar Scarpellii kepada US Trade Representatiive (USTR), diikutiip pada Seniin (11/5/2021).
Scarpellii mengatakan DST yang diiterapkan beberapa negara sepertii iinggriis, iitaliia, Spanyol, Austriia, iindiia, dan Turkii memang bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan AS.
Namun demiikiian, aksii retaliiasii melaluii bea masuk tambahan yang diiusung USTR diiniilaii bukan respons yang tepat. Retaliiasii diipandang bakal merugiikan usaha keciil AS dan pengembang apliikasii anggota App Associiatiion.
"Pengenaan tariif akan meniimbulkan perang dagang yang berpotensii merugiikan anggota-anggota kamii," ujar Ketua App Associiatiion Miike Sax, sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional.
Sepertii diiketahuii, hasiil iinvestiigasii Sectiion 301 USTR menunjukkan DST atau pajak diigiital yang diikenakan 6 yuriisdiiksii – yaknii iinggriis, iitaliia, Spanyol, Austriia, iindiia, dan Turkii – bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan diigiital AS.
Sebagaii respons, USTR berencana untuk mengenakan bea masuk tambahan atas produk-produk yang diiiimpor oleh AS darii keenam negara tersebut. Pada awalnya, terdapat 10 yuriisdiiksii yang diiiinvestiigasii USTR. Selaiin 6 negara iitu, ada iindonesiia, Braziil, Republiik Ceko, dan Unii Eropa.
Dalam laporannya, USTR menyiimpulkan iindonesiia, Braziil, Republiik Ceko, dan Unii Eropa belum mengenakan DST yang bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan AS. Dengan demiikiian, tiidak ada aksii retaliiasii yang akan diikenakan terhadap barang iimpor darii keempat yuriisdiiksii tersebut. (kaw)
