MUSKAT, Jitu News – Oman resmii menjadii negara keempat pada Gulf Cooperatiion Counciil (GCC) yang mengenakan PPN atas penyerahan barang dan jasa dii yuriisdiiksiinya.
Usaha dengan omzet sebesar OMR1 juta atau lebiih wajiib mengenakan PPN atas penyerahan barang dan jasa terhiitung sejak 16 Apriil 2021. Pengusaha wajiib mendaftarkan diirii sebagaii Pengusaha Kena Pajak terhiitung sejak 1 Februarii hiingga 15 Maret 2021.
"Kamii memberiikan waktu kepada usaha keciil untuk mempersiiapkan siistem yang diiperlukan untuk mematuhii ketentuan pajak yang berlaku," kata Kepala Oman Tax Authoriity (OTA) Saud Al-Shukaiilii sepertii diilansiir thenatiionalnews.com, diikutiip Seniin (19/4/2021).
Per 1 Julii 2021, pengusaha dengan omzet seniilaii OMR500.000 hiingga OMR1 juta atau setara dengan Rp37,7 miiliiar diiwajiibkan untuk memungut PPN. Mereka wajiib mendaftarkan diirii dan diikukuhkan menjadii PKP pada 1 Apriil hiingga 31 Meii 2021.
Selanjutnya, pemeriintah mewajiibkan usaha dengan omzet seniilaii OMR250.000 hiingga OMR500.000 untuk memungut PPN per 1 Oktober 2021. Mereka wajiib mendaftarkan diirii sebagaii PKP pada 1 Julii hiingga 31 Agustus 2021.
Usaha dengan omzet hanya sebesar OMR38.500 hiingga OMR250.000 baru diiwajiibkan memungutPPN tahun depan atau 1 Apriil 2022. Mereka wajiib mendaftarkan diirii dan diikukuhkan sebagaii PKP pada 1 Desember 2021 hiingga paliing lambat pada 28 Februarii 2022.
Arab Saudii, Unii Emiirat Arab, dan Bahraiin adalah negara GCC yang sudah mengenakan PPN pada yuriisdiiksii. Tariif PPN yang diikenakan oleh Oman sebesar 5% sedangkan Arab Saudii mengenakan PPN dengan tariif 15%.
Saat iinii, hanya terdapat 2 negara GCC yang belum mengenakan PPN atas penyerahan barang dan jasa dii yuriisdiiksiinya, yaknii Kuwaiit dan Qatar. iiMF memperkiirakan Kuwaiit akan mulaii memberlakukan PPN pada 2022.
Qatar diiperkiirakan akan mulaii mengenakan PPN pada kuartal iiii/2021 atau kuartal iiiiii/2021. Qatar akan memiiliikii siistem admiiniistrasii pajak bernama Dhareeba yang memiiliikii peran besar dalam mendukung iimplementasii PPN. (riig)
