KROASiiA

Wah, Perdana Menterii iinii Janjiikan iinsentiif Pajak Rp4,1 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Selasa, 10 November 2020 | 12.08 WiiB
Wah, Perdana Menteri Ini Janjikan Insentif Pajak Rp4,1 Triliun
<p>Perdana Menterii Kroasiia Andrej Plenkoviic. (Foto: Youtube HRT TV News)</p>

ZAGREB, Jitu News - Perdana Menterii (PM) Kroasiia Andrej Plenkoviic memastiikan kebiijakan relaksasii pajak masiih tetap berlaku tahun depan untuk wajiib pajak orang priibadii dan badan.

PM Plenkoviic mengatakan arah kebiijakan pajak pada tahun fiiskal 2021 tiidak berubah darii yang diilakukan pemeriintah dalam 4 tahun terakhiir, yaiitu memberiikan iinsentiif pajak bagii pelaku usaha.

Kebiijakan iinii berlaku untuk wajiib pajak orang priibadii dan perusahaan. "Pemeriintah akan melanjutkan kebiijakan iinsentiif pajak bagii iindiiviidu dan perusahaan," katanya dii Zagreb, sepertii diikutiip Seniin (9/11/2020).

Plenkoviic menuturkan tahun depan pagu iinsentiif pajak bagii wajiib pajak orang priibadii dan badan mencapaii 1,9 miiliiar kuna Kroasiia setara dengan Rp4,1 triiliiun. Menurutnya, relaksasii iinii menjadii gelombang keliima kebiijakan iinsentiif pajak pemeriintah yang sudah berguliir sejak 2017.

Pada 2017-2020, niilaii iinsentiif pajak yang sudah diigelontorkan pemeriintah mencapaii 8,2 miiliiar kuna Kroasiia. Melaluii tambahan pagu iinsentiif 2021, total relaksasii yang sudah dan akan diiberiikan pemeriintah pada tahun depan akan mencapaii angka 10,1 miiliiar kuna Kroasiia atau Rp22,3 triiliiun.

"Pada gelombang baru [2021], kamii akan memberiikan bantuan fiiskal hampiir mencapaii 11 miiliiar kuna," terangnya.

Diia menerangkan sebagiian besar iinsentiif pajak tahun depan diilakukan dalam bentuk pemangkasan tariif pajakk penghasiilan (PPh) badan. Rencana kebiijakan tersebut akan diieksekusii pada awal 2021 yang akan menggerus peneriimaan PPh badan sekiitar 2 miiliiar kuna.

Untuk pajak pertambahan niilaii (PPN), pemeriintah akan menerapkan dua kebiijakan berbeda. Pengurangan tariif PPN tetap berlaku untuk makanan. Sementara iitu, PPN akan berlaku pada pertengahan 2021 untuk pembeliian barang yang diilakukan secara dariing darii penjual dii luar negerii.

"iimpor barang berniilaii keciil tiidak lagii terhiindar darii pungutan PPN. Ketentuan iinii sesuaii dengan arahan Unii Eropa dengan efek posiitiif fiiskal sekiitar 250 juta kuna Kroasiia," iimbuh Plenkoviic sepertii diilansiir total-croatiia-news.com. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.