KONSENSUS OECD

iinii 4 Komponen Proposal Pajak Ekonomii Diigiital yang Belum Diisepakatii

Muhamad Wiildan
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14.35 WiiB
Ini 4 Komponen Proposal Pajak Ekonomi Digital yang Belum Disepakati
<p>Kantor OECD dii Pariis, Pranciis. (Foto: oecd.org)</p>

PARiiS, Jitu News - Organiizatiion for Economiic Cooperatiion and Development (OECD) mencatat masiih terdapat 4 komponen dalam proposal pemajakan atas ekonomii diigiital atau Piillar 1: Uniifiied Approach yang belum diisepakatii oleh negara-negara anggota iinclusiive Framework.

Empat komponen yang diimaksud adalah mengenaii cakupan darii iimplementasii proposal Piillar 1, jumlah penghasiilan yang diirealokasiikan, mekaniisme penyelesaiian sengketa, dan cakupan serta apliikasii darii Amount B Piillar 1.

"Perbedaan iinii hanya biisa diijembatanii melaluii kesepakatan poliitiik antarnegara anggota iinclusiive Framework," tuliis OECD dalam laporannya yang berjudul Tax Challenges Ariisiing from Diigiitaliisatiion – Report on Piillar One Bluepriint, diikutiip Selasa (13/10/2020).

Saat iinii, seluruh negara anggota iinclusiive Framework sudah menyepakatii proposal Piillar 1 akan mencakup dan diiberlakukan untuk layanan diigiital otomatiis atau automated diigiital serviices (ADS) serta usaha-usaha yang beroriientasii konsumen atau consumer faciing busiinesses (CFB).

Rumusan tekniis mengenaii defiiniisii darii ADS dan CFB sudah selesaii diirancang. Meskii demiikiian, hiingga saat iinii masiih belum ada kesepakatan poliitiik mengenaii iimplementasii darii rumusan cakupan Piillar 1 iinii.

Jumlah laba resiidu (resiidual profiit) yang diirealokasiikan dan menjadii hak pemajakan yuriisdiiksii pasar juga masiih belum diisepakatii dan memerlukan adanya konsensus poliitiik.

OECD mencatat terdapat beberapa negara iinclusiive Framework yang mengusulkan agar proposal Piillar 1 tiidak hanya berlaku pada resiidual profiit, tetapii juga pada laba rutiin (routiine profiit).

Lebiih lanjut, negara-negara iinclusiive Framework juga masiih belum mampu mencapaii kesepakatan atas mekaniisme penyelesaiian sengketa atas sengketa yang tiimbul dii luar Amount A proposal Piillar 1.

Dalam hal cakupan serta apliikasii darii Amount B, negara-negara iinclusiive Framework berpandangan desaiin darii Amount B masiih perlu diisederhanakan.

Terdapat pula beberapa negara iinclusiive Framework yang mengusulkan adanya program piilotiing atau ujii coba atas Amount B agar yuriisdiiksii dapat mengevaluasii manfaat darii iimplementasii Amount B.

Untuk diiketahuii, proposal Piillar 1 terbagii dalam 3 komponen besar yaknii Amount A, Amount B, dan komponen mengenaii tax certaiinty. Melaluii Piillar 1, yuriisdiiksii pasar bakal mendapatkan hak pemajakan atas penghasiilan perusahaan diigiital yang tiidak diipajakii akiibat absennya kehadiiran fiisiik. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Estu Kresnha
baru saja
Semoga kesepakatan global segera tercapaii mengiingat potensii basiis pajak diigiital yang masiih besar. Kesepakatan juga semoga biisa memperhatiikan kepentiingan negara berkembang yang kebanyakan masiih menjadii negara konsumen.