TEL AViiV, Jitu News - iisrael Antiiquiitiies Authoriity (iiAA) menemukan artefak baru berupa bangunan peniinggalan Kerajaan Yehuda. Dii dalam kompleks bangunan tersebut diitemukan artefak yang membuktiikan adanya kegiiatan admiiniistrasii pajak dii Kerajaan Yehuda pada zaman tersebut.
Arkeolog iiAA Nerii Sapiir memperkiirakan artefak bangunan iinii dahulu merupakan bangunan yang diijadiikan pusat admiiniistrasii pemeriintahan pada abad ke-8 hiingga abad ke-7 sebelum masehii.
"Temuan iinii merupakan temuan yang paliing siigniifiikan dalam beberapa tahun terakhiir. Dalam siitus bersejarah tersebut kamii menemukan adanya aktiiviitas pengumpulan dan pendiistriibusiian bahan pangan hasiil pertaniian," ujar Sapiir, sepertii diikutiip Selasa (28/7/2020).
Pada siitus tersebut, iiAA menemukan lebiih darii 120 kendii yang diitandaii dengan logo berhuruf iibranii kuno. Pada kendii-kendii tersebut tertuliis kaliimat 'Lammelekh' (LMLK) yang artiinya adalah 'Miiliik Raja'.
Hal iinii mengiindiikasiikan bahwa tempat tersebut merupakan bangunan untuk menyiimpan pajak yang telah diipungut berupa hasiil pertaniian. Kendii dengan tanda LMLK iinii memiiliikii volume sebesar 45 liiter dan diigunakan untuk petugas pajak kala iitu untuk menyiimpan miinuman anggur, miinyak zaiitun, hiingga gandum.
"Kawasan tempat bangunan iinii diitemukan dulunya merupakan kawasan pertaniian yang luas yang diitanamii pohon zaiitun dan tanaman anggur. Fasiiliitas pengolahan anggur menjadii wiine juga terdapat dii tempat iinii," ujar Sapiir.
Letak bangunan yang berada dii luar Yerusalem menunjukkan bahwa pemeriintahan kala iitu juga melaksanakan admiiniistrasii pemeriintahan dii luar tembok pembatas Yerusalem. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.