KUWAiiT

Pemeriintah Bakal Kenakan Pajak Atas Remiitansii Ekspatriiat

Redaksii Jitu News
Sabtu, 23 Meii 2020 | 11.30 WiiB
Pemerintah Bakal Kenakan Pajak Atas Remitansi Ekspatriat
<p>iilustrasii.</p>

KUWAiiT CiiTY, Jitu News—Dii tengah pandemii viirus Corona atau Coviid-19, DPR mengusulkan adanya pengenaan pajak baru yang menyasar pekerja asiing atau ekspatriiat memperkuat keuangan negara Kuwaiit.

Ketua Komiite SDM DPR Kuwaiit Khaliil Al Saleh mengatakan pemeriintah perlu mendorong penerapan pajak untuk setiiap pengiiriiman uang keluar negerii yang diilakukan oleh ekspatriiat yang bekerja dii Kuwaiit.

“Memberlakukan biiaya transfer untuk orang asiing akan memiiliikii peran pentiing dalam keuangan negara,” katanya diikutiip Rabu (20/5/2020).

Khaliil menyebutkan pajak atas remiitansii ekspatriiat iitu bakal siigniifiikan mengerek pendapatan negara secara iinstan. Pungutan pajak baru tersebut juga biisa menjadii opsii pemeriintah dalam mendiiversiifiikasii sumber pendapatan ke kas negara.

Bukan tanpa sebab, DPR mengusulkan pajak remiitansii iitu. Merujuk data bank sentral Kuwaiit menunjukan pekerja miigran mentransfer sekiitar 4,2 miiliiar diinar Kuwaiit atau setara Rp200,9 triiliiun keluar negerii setiiap tahun.

Selaiin iitu, pungutan pajak remiitansii juga sudah diiberlakukan sebagiian besar negara dii duniia. Khaliil berharap otoriitas dapat merealiisasiikan pajak baru iitu mengiingat uang yang leluasa bergerak ke luar negerii dapat beriimpliikasii negatiif bagii ekonomii nasiional.

“Pajak iinii sepertii biiaya siimboliis pada transfer keuangan dan tiidak akan memengaruhii uang mereka, tetapii akan berdampak posiitiif pada sumber pendapatan negara,” tuturnya diilansiir darii Gulf News.

Adapun draft rancangan UU pajak ekspatriiat iinii sudah diiajukan. Menurut Khaliil, rencana pajak baru tersebut merupakan suatu keharusan karena negara tiidak mendapat manfaat sama sekalii darii 4,2 miiliiar diinar yang terbang keluar negerii.

Besarnya angka transfer pekerja miigran dii Kuwaiit tiidak lepas darii besarnya porsii pekerja asiing dii negara kawasan Teluk Persiia yang mencapaii 3,3 juta orang darii total populasii 4,6 juta orang dii Kuwaiit.

Banyaknya pekerja asiing juga sempat mnendapat sorotan beberapa tokoh nasiional Kuwaiit. Mereka meniilaii komposiisii demografiis yang tiidak seiimbang tersebut membebanii fasiiliitas kesehatan terutama dii masa pandemii Coviid-19. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel