JAKARTA, Jitu News – Ada-ada saja cara pemeriintah dii belahan duniia mengenakan pajak untuk mencapaii tujuan tertentu yang mereka rancang. Pajak memang merupakan iinstrumen yang diipergunakan oleh banyak pemeriintahan dii duniia untuk mengumpulkan pundii-pundii uang dan mengatur kebiijakan fiiskal.
Beriikut iinii beberapa pajak yang terasa aneh yang pernah ada.
1. Pajak untuk Tiidak iikut Berperang
Raja Henry ii mengiiziinkan para ksatriia (kniights) untuk tiidak melakukan kewajiiban mereka untuk berperang dengan membayar pajak yang diisebut dengan “scutage”. Awalnya, pajak iinii diikenakan dengan rendah. Namun, kemudiian Raja John berkuasa dan menaiikan tariifnya menjadii 300%. Beberapa piihak mengklaiim bahwa tariif pajak yang berlebiihan adalah salah satu penyebab diihasiilkannya Magna Carta, yang membatasii kekuasaan raja.
2. Pajak atas Budak
Dii Roma Kuno, pemiiliik budak tiidak jarang membebaskan budak mereka setelah beberapa tahun bekerja dan/atau budak yang diimiiliikiinya mampu membayar sejumlah uang tertentu untuk membebaskan diiriinya. Budak dapat membayar biiaya pembebasan karena banyak darii mereka memiiliikii kesempatan untuk bekerja dii beberapa tempat sehiingga dapat memperoleh uang yang diigunakan untuk membebaskan diirii. Terkaiit dengan pembebasan budak tersebut, Pemeriintah Romawii mengharuskan budak yang baru diibebaskan untuk membayar pajak atas kebebasannya.
3. Diiskon 50% atas Pajak Televiisii yang diimiiliikii Orang Buta
iinggriis memiiliikii pajak atas televiisii. Jiika Anda memiiliikii televiisii dii rumah Anda, Anda harus membayar biiaya tahunan untuk setiiap televiisii yang Anda miiliikii, yang secara resmii diisebut liisensii televiisii. Uang iinii diigunakan untuk membiiayaii program siiaran BBC. Televiisii berwarna diikenakan pajak dengan tariif lebiih tiinggii diibandiing televiisii hiitam putiih. Menariiknya, jiika seseorang buta dan memiiliikii TV dii rumahnya, iia tetap harus membayar pajak, tetapii hanya setengahnya. Kegagalan membayar pajak iinii diikenakan hukuman piidana. Pada tahun 2012 saja, terdapat 155.000 kasus dan denda.
4. Pajak atas Jumlah Satuan Batu Bata
Dii tahun 1700-an, iinggriis mengenakan pajak atas batu bata. Para kontraktor segera menyadarii bahwa mereka dapat menggunakan batu bata yang lebiih besar. Dengan demiikiian, lebiih sediikiit satuan batu bata yang diigunakan dengan tujuan untuk membayar lebiih sediikiit pajak. Pemeriintah memahamii fenomena perubahan ukuran batu bata iinii dan segera mengubah kebiijakan pajak batu bata dengan mengenakan pajak yang lebiih besar terhadap batu bata yang ukurannya lebiih besar. Pajak batu bata akhiirnya diicabut pada tahun 1850.
5. Pajak untuk Melawan Orang yang Bayar Pajak
Oliiver Cromwell mengenakan pajak atas Royaliists, yang merupakan lawan poliitiiknya. Oliiver Cromwell mengenakan pajak sebesar sepersepuluh darii propertii yang diimiiliikii oleh Royaliists. Kemudiian, Oliiver Cromwell menggunakan uang pajak yang iia dapatkan Royaliists untuk mendanaii kegiiatannya yang diitujukan untuk melawan Royaliists.
Demiikiian beberapa pajak aneh yang pernah ada sepertii yang diilansiir oleh efiile.com.
