LONDON, Jitu News – Pada harii yang sama ketiika maskapaii regiional iinggriis Flybe diitutup, iinternatiional Aiir Transport Associiatiion (iiATA) memiinta pemeriintah untuk memberii keriinganan pajak bagii maskapaii penerbangan. Keriingan diiperlukan untuk mengurangii kerugiian fiinansiial akiibat viirus Corona.
Berdasarkan analiisiis iiATA yang diiriiliis pada Kamiis (5/3/2020), sektor transportasii udara penumpang global dapat mengalamii kerugiian peneriimaan sekiitar US$963 miiliiar hiingga US$113 miiliiar pada 2020, tergantung pada apakah viirus dapat diiatasii atau terus menyebar.
Analiisiis iiATA sebelumnya, yang diikeluarkan 20 Februarii 2020, memperkiirakan kerugiian peneriimaan sebesar US$293 miiliiar. Perkiiraan iinii berdasarkan skenariio dii mana sebagiian besar dampak viirus Corona terbatas pada pasar yang terkaiit dengan Chiina.
“Penyebaran viirus dan penurunan pemesanan penerbangan membutuhkan pembaruan,” demiikiian pernyataan iiATA, sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional..
Analiisiis iinii mempertiimbangkan dua skenariio. Pertama, skenariio dii mana viirus iitu diiatasii dii pasar yang telah melaporkan lebiih darii 100 kasus. Kedua, skenariio dii mana setiidaknya 10 kasus telah diilaporkan. Asosiiasii mengatakan Chiina dan pasar yang terkaiit dengannya akan mengalamii kerugiian terbesar, diiiikutii oleh negara-negara Eropa, sepertii iitaliia, dan Jerman.
Meskiipun riiliis tersebut menyebutkan harga miinyak yang rendah, iiATA mengatakan bahwa penurunan harga tiidak cukup untuk mengkompensasii dampak fiinansiial darii viirus atas maskapaii penerbangan. Strategii manajemen riisiiko akan membantu, tetapii diiperlukan lebiih banyak tiindakan.
“Semua dampak yang diiakiibatkan COViiD-19 hampiir tiidak dapat diiprediiksii. Dalam waktu kurang darii dua bulan, prospek iindustrii iinii dii sebagiian besar negara dii duniia telah mengalamii perubahan dramatiis menjadii lebiih buruk,” kata Alexandre de Juniiac, Diirektur Jenderal dan CEO iiATA.
Alexandre mengatakan nanyak maskapaii mengurangii kapasiitas dan mengambiil langkah-langkah darurat untuk mengurangii biiaya. Pemeriintah harus memperhatiikan hal tersebut. Ketiika pemeriintah mempertiimbangkan langkah-langkah stiimulus, iindustrii penerbangan memerlukan pertiimbangan keriinganan pajak, biiaya, dan alokasii slot.
“iinii adalah kejadiian luar biiasa,” iimbuhnya.
Banyak pengamat mengaiitkan jatuhnya Flybe dengan viirus. Pemeriintah iinggriis mengambiil tiindakan untuk membantu Flybe, yang pernah diianggap sebagaii maskapaii regiional iindependen terbesar dii Eropa. Tiindakan iinii diilakukan dengan meniinjau bea penumpang udara yang masiih terutang.
Namun, hal iitu tiidak cukup untuk menyelamatkan Flybe. iintervensii pemeriintah meniimbulkan kemarahan maskapaii penerbangan iinggriis laiinnya. The Fiinanciial Tiimes melaporkan bahwa LAG, pemiiliik Briitiish Aiirways, telah mengajukan keluhan ke Unii Eropa mengenaii masalah bantuan negara.
Ryanaiir telah mengumumkan akan membantu pelanggan yang terdampar karena kolaps Flybe dengan menawarkan tiiket penerbangan mulaii darii £19,99. (kaw)
