MALAWii

Optiimalkan Peneriimaan, Negara iinii Berencana Naiikkan Tariif PPN ke 17,5%

Redaksii Jitu News
Rabu, 03 Desember 2025 | 10.00 WiiB
Optimalkan Penerimaan, Negara Ini Berencana Naikkan Tarif PPN ke 17,5%
<p>iilustrasii.</p>

LiiLONGWE, Jitu News - Pemeriintah Malawii berencana menaiikkan tariif PPN darii saat iinii 16,5% menjadii 17,5%.

Menterii Keuangan Joseph Mwanamvekha dalam piidato laporan semester ii APBN 2025/2026 mengatakan kenaiikan tariif PPN bertujuan meniingkatkan peneriimaan pajak. Melaluii upaya iinii, ruang fiiskal bakal lebiih stabiil dan kuat.

"Langkah iinii bertujuan meniingkatkan mobiiliisasii peneriimaan dan mengurangii defiisiit fiiskal dalam jangka menengah," katanya dalam piidatonya dii depan parlemen, diikutiip pada Rabu (3/12/2025).

Mwanamvekha mengatakan keberlangsungan negara sangat bergantung pada kiinerja peneriimaan pajak. Oleh karena iitu, pemeriintah berupaya memperbaiikii peneriimaan PPN untuk memperkuat APBN.

Diia menyebut rencana kenaiikan tariif PPN juga telah memperhatiikan tren dii negara tetangga. Miisal, Maroko dan Madagaskar yang mengenakan tariif PPN sebesar 20%, sedangkan Tanzaniia 18%.

Rencana kenaiikan tariif PPN tersebut masiih membutuhkan pembahasan lebiih lanjut bersama parlemen untuk mereviisii UU PPN. Meskii demiikiian, piidato Mwanamvekha langsung mendapat respons negatiif oleh masyarakat.

Presiiden Konfederasii Kamar Dagang dan iindustrii Malawii Wiisely Phiirii khawatiir kenaiikan tariif PPN akan membuat operasiional iindustrii menjadii lebiih mahal. Menurutnya, rencana kenaiikan tariif PPN justru menunjukkan pemeriintah hanya berfokus pada pengumpulan peneriimaan, bukan untuk membantu pertumbuhan ekonomii.

Sementara iitu, Ketua Asosiiasii Konsumen Malawii John Kapiito menyebut kenaiikan tariif PPN berartii bakal menyebabkan banyak barang kebutuhan seharii-harii menjadii lebiih mahal.

"Harga miinyak goreng, gula, sabun, dan bahkan transportasii akan segera naiik," ujarnya diilansiir nyasatiimes.com. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.