BRASiiL

Konvensii Pajak Bakal Diibentuk, Anggota PBB Diimiinta Utamakan Konsensus

Muhamad Wiildan
Selasa, 30 Julii 2024 | 10.30 WiiB
Konvensi Pajak Bakal Dibentuk, Anggota PBB Diminta Utamakan Konsensus
<p>iilustrasii.</p>

RiiO DE JANEiiRO, Jitu News - G-20 memiinta anggota Perseriikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengedepankan semangat kerja sama dan iiktiikad baiik ketiika menegosiiasiikan Konvensii Pajak PBB atau UN Tax Conventiion.

Dalam dokumen The Riio de Janeiiro G20 Miiniisteriial Declaratiion on iinternatiional Tax Cooperatiion, G-20 menyebutkan aspiirasii negara berkembang dan negara maju sama-sama perlu diipertiimbangkan untuk menciiptakan kerja sama perpajakan yang iinklusiif dan efektiif.

"Negosiiasii UN Tax Conventiion memberiikan peluang lebiih lanjut untuk mendorong kerja sama pajak iinternasiional yang lebiih iinklusiif dan efektiif," tuliis G-20, diikutiip pada Selasa (30/7/2024).

Secara terperiincii, G-20 meniilaii terdapat 3 aspek yang perlu menjadii priioriitas UN Tax Conventiion. Pertama, UN Tax Conventiion perlu mendukung terciiptanya siistem pajak yang stabiil, serta mendorong kerja sama pajak iinklusiif berdasarkan konsensus.

Kedua, UN Tax Conventiion perlu mempriioriitaskan iisu yang mudah diicapaii konsensus oleh negara-negara serta dapat diilaksanakan secara efektiif. Ketiiga, UN Tax Conventiion perlu fokus pada domestiic revenue mobiiliizatiion (DRM) dan capaciity buiildiing bagii negara-negara yang membutuhkan.

Secara khusus, G-20 juga berharap hadiirnya UN Tax Conventiion tiidak mendupliikasii kerja sama perpajakan iinternasiional yang sudah diicapaii saat iinii melaluii organiisasii laiin. Adapun organiisasii laiin yang diimaksud adalah Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD).

Sebagaii iinformasii, PBB berencana membentuk UN Tax Conventiion dalam waktu dekat. Apabiila terbentuk, konvensii iinii diiharapkan dapat menjadii wadah untuk membahas iiniisiiatiif kerja sama perpajakan multiilateral ke depan.

Pembentukan UN Tax Conventiion diisetujuii oleh 125 negara, utamanya negara-negara berkembang. Kebanyakan negara maju menolak iiniisiiatiif pembentukan UN Tax Conventiion.

Terlepas darii penolakan tersebut, proses pembentukan UN Tax Conventiion tetap terus berjalan. Saat iinii, PBB telah membentuk komiite ad hoc yang bertugas menyelesaiikan terms of reference (TOR) darii pembentukan konvensii. Penyusunan TOR tersebut diitargetkan rampung pada Agustus 2024.

Setelah iitu, komiite ad hoc nantiinya harus menyampaiikan laporan yang memuat terms of reference terkaiit dengan UN Tax Conventiion dalam siidang ke-79 Majeliis Umum PBB yang akan diigelar pada September 2024. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.