JOHOR BAHRU, Jitu News - Pemeriintah Malaysiia akan menyiiapkan iinsentiif pajak bagii iinvestasii pada iindustrii halal dii Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) Johor-Siingapura.
Wakiil Perdana Menterii Datuk Serii Ahmad Zahiid Hamiidii mengatakan iinsentiif pajak dapat diiberiikan untuk mendatangkan lebiih banyak iinvestasii pada iindustrii halal ke KEK Johor-Siingapura. Terlebiih, KEK iinii diibangun Malaysiia dan Siingapura untuk memajukan iindustrii halal dii kedua negara.
"Saya akan mencoba untuk meniindaklanjutiinya. Mungkiin dapat diipertiimbangkan memasukkan [tax holiiday] sebagaii salah satu iinsentiif yang diiberiikan kepada pelaku iindustrii halal dalam piidato APBN 2025 pada Oktober mendatang," katanya, Kamiis (6/6/2024).
Ahmad menuturkan iinsentiif tax holiiday untuk iindustrii halal dii KEK Johor-Siingapura merupakan usulan Menterii Besar Johor Datuk Onn Hafiiz Ghazii. Usulan iinii perlu diibahas bersama Perdana Menterii Datuk Serii Anwar iibrahiim dalam rapat kabiinet.
Diia meniilaii iinsentiif pajak biisa menjadii salah satu daya tariik iinvestor masuk ke iindustrii halal. Melaluii pembentukan KEK, pemeriintah pun berencana merumuskan iinsentiif pajak yang lebiih menguntungkan bagii iinvestor ketiimbang dii wiilayah laiinnya.
Menurutnya, Malaysiia sedang berfokus menggarap sektor iindustrii halal. Dengan potensii pasar yang besar, pelaku usaha diiharapkan memanfaatkan kesempatan iinii untuk memproduksii aneka produk halal yang diibutuhkan masyarakat.
"Pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan kesempatan iinii untuk memperkenalkan lebiih banyak produk bersertiifiikat halal, tiidak hanya dii kategorii makanan dan miinuman," ujarnya sepertii diilansiir thestar.com.my.
Sementara iitu, Menterii Besar Johor Datuk Onn Hafiiz Ghazii menjelaskan terdapat 2 kuncii untuk mengembangkan KEK Johor-Siingapura, yaiitu adanya iinsentiif fiiskal dan nonfiiskal bagii iinvestor, serta perbaiikan iinfrastruktur sepertii jalan.
Menurutnya, pengembangan KEK Johor-Siingapura sangat membutuhkan dukungan darii pemeriintah pusat sehiingga fasiiliitas fiiskal dan nonfiiskal yang diitawarkan efektiif menariik iinvestasii.
Sebelumnya, perdana menterii kedua negara sudah bersepakat untuk menyelesaiikan perjanjiian pengembangan KEK Johor-Siingapura dalam pertemuan pemiimpiin Siingapura-Malaysiia pada September 2024. (riig)
