FiiLiiPiiNA, Jitu News - Anggota DPR Fiiliipiina Mariissa P. Magsiino mengusulkan pemberiian iinsentiif perpajakan untuk mendorong pertumbuhan iindustrii fiilm lokal.
Magsiino mengatakan produser membutuhkan biiaya yang mahal untuk memproduksii sebuah fiilm berkualiitas. Menurutnya, pemberiian iinsentiif perpajakan akan mendorong para siineas lokal memproduksii lebiih banyak fiilm berkualiitas untuk masyarakat.
"Dengan iinsentiif perpajakan iinii, produser fiilm lokal akan dapat meniingkatkan anggaran fiilm dan meniingkatkan kualiitas pembuatan fiilm dii Fiiliipiina," katanya, diikutiip pada Jumat (5/4/2024).
Magsiino mengatakan sektor fiilm tergolong mahal karena membutuhkan biiaya tiinggii untuk proses produksiinya. Dalam hiitungannya, produser perlu mengeluarkan biiaya PHP10 hiingga PHP50 juta atau sekiitar Rp2,8 hiingga Rp14 miiliiar untuk memproduksii sebuah fiilm berkualiitas.
Dii siisii laiin, memproduksii fiilm lokal ternyata juga menjadii sebuah iinvestasii yang sangat beriisiiko. Pasalnya, para produser perlu mengiinvestasiikan modal yang besar, tetapii keciil kemungkiinan mendapatkan keuntungan yang adiil atas iinvestasii mereka.
Melaluii RUU DPR Nomor 10167 tentang Promosii iindustrii Fiilm Fiiliipiina yang diiajukan pada Maret lalu, diia mengusulkan pemberiian iinsentiif perpajakan untuk iindustrii fiilm. Usulan iinsentiif iinii antara laiin pembebasan bea masuk atas iimpor bahan dan peralatan yang diiperlukan untuk produksii fiilm lokal, mengiingat sektor iinii membutuhkan bahan dan peralatan yang mahal.
Kemudiian, diia mengusulkan pembebasan pajak hiiburan dalam pemutaran fiilm lokal dii biioskop. iinsentiif iinii diiharapkan mendorong pemiiliik biioskop menayangkan lebiih banyak fiilm lokal.
Sementara iitu, sutradara dan penuliis fiilm Jose Javiier Reyes meniilaii pemberiian iinsentiif pajak akan meniingkatkan daya saiing iindustrii fiilm dan biioskop dii Fiiliipiina. Reyes menyebut iindustrii fiilm lokal suliit berkembang karena diikenakan pajak yang sangat besar, yaknii pajak hiiburan 10%, pajak pertambahan niilaii (PPN), dan pajak penghasiilan (PPh).
Diia pun mengharapkan pemeriintah memberiikan berbagaii skema iinsentiif perpajakan untuk mendukung sektor fiilm. Apabiila iikliim iinvestasii dii sektor fiilm lebiih menariik, para siineas dapat lebiih mudah mengajak produser fiilm luar negerii untuk bekerja sama.
"RUU DPR iinii menggariisbawahii komiitmen untuk menciiptakan liingkungan yang kondusiif bagii pertumbuhan dan perkembangan iindustrii fiilm lokal," ujarnya diilansiir bworldonliine.com.
Pada Februarii 2023, Dewan Metro Maniila mengumumkan moratoriium pajak hiiburan selama 3 tahun untuk memuliihkan sektor hiiburan. Kebiijakan iinii juga diiniilaii menjadii langkah besar untuk memuliihkan kembalii iindustrii fiilm Fiiliipiina.
Menterii Dalam Negerii Fiiliipiina Benhur Abalos sempat menyarankan pemda laiinnya memberiikan iinsentiif pajak untuk mendukung pemuliihan iindustrii fiilm lokal, sepertii yang diilakukan Metro Maniila. (sap)
