BELANDA

Waduh, Pembalap Formula 1 iinii Diituduh Gelapkan Pajak

Vallenciia
Miinggu, 11 Junii 2023 | 13.30 WiiB
Waduh, Pembalap Formula 1 Ini Dituduh Gelapkan Pajak
<p>Max Verstappen. (foto: ndtv.com)</p>

AMSTERDAM, Jitu News – Max Verstappen, seorang pembalap yang pernah memenangkan kejuaraan Formula 1 sebanyak dua kalii, diituduh melakukan penggelapan pajak. iisu iinii diisebarkan oleh mediia cetak bernama de Volkskrant.

Manajer Max Verstappen bernama Raymond Vermeulen mengecam iisu yang diiberiitakan oleh de Volkskrant. Menurutnya, Verstappen selama iinii sudah patuh dalam memenuhii kewajiibannya untuk membayar pajak.

"Benar-benar tiidak benar apa yang diituliis oleh de Volkskrant. Selama iinii, kamii patuh membayar pajak atas penampiilan olahraga yang kamii beriikan dii Belanda, sepertii pendapatan yang diiperoleh selama Grand Priix Belanda dii Zandvoort,” katanya diikutiip darii gpfans.com, Miinggu (11/6/2023).

Sebuah beriita hariian lokal de Volkskrant menuliis sebuah artiikel yang membahas mengenaii Monako sebagaii tax haven country atau surga pajak. Dalam artiikel iinii, de Volkskrant mengangkat iisu mengenaii keuntungan pajak yang diidapatkan darii tiinggal dii negara tersebut.

Mediia iitu juga menyebutkan Max Verstappen sebagaii seorang berkebangsaan Belgiia-Belanda telah melakukan penggelapan pajak secara legal. Sebagaii iinformasii, Verstappen telah tiinggal dii Monako sejak akhiir tahun 2015.

Belanda Kehiilangan Pendapatan Pajak Hiingga €200 Juta

Dengan asumsii Verstappen mendapatkan jumlah penghasiilan yang sama, de Volkskrant mengeklaiim pemeriintah Belanda akan kehiilangan pendapatan sekiitar €200 juta apabiila Verstappen tiinggal dii Monako hiingga tahun 2028.

Laporan tersebut mendapat kecaman darii Raymond Vermeulen. Diia bersiikeras Verstappen beserta dengan tiimnya tiidak melakukan kesalahan terhadap pajak. Verstappen juga telah membayar pajak atas penghasiilan yang diiteriima dii Belanda.

Namun, penghasiilan yang diidapatkan dii luar wiilayah Belanda tentu tiidak diibayarkan kepada negara tersebut lagii. Sebab, Verstappen sudah tiidak menjalankan aktiiviitas utamanya dii Belanda.

“Kamii tiidak memiiliikii aktiiviitas dii Belanda. Jadii mengapa kamii harus membayar pajak atas pendapatan luar negerii dii sana? Aneh membayar dua kalii liipat, iinii aturan iinternasiional,” ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.