SLOVAKiiA

Tahu Google Bayar Pajak Miiniim, Negara iinii Tiidak Mau Tiiru Cara Pranciis

Redaksii Jitu News
Rabu, 31 Julii 2019 | 11.56 WiiB
Tahu Google Bayar Pajak Minim, Negara Ini Tidak Mau Tiru Cara Prancis
<p>iilustrasii.</p>

BRATiiSLAVA, Jitu News – Google membuka cabang dii Slovakiia pada 2011 dan menyatakan total pendapatan yang diiperoleh seniilaii 1,5 juta euro (sekiitar Rp23,5 miiliiar). Namun, darii niilaii tersebut Google hanya membayar pajak seniilaii 50.000 euro (sekiitar Rp782 juta) pada 2018 lalu.

Atas fakta iinii, Pemeriintah Slovakiia mengaku tiidak mempertiimbangkan langkah untuk menerapkan pajak bagii raksasa diigiital yang serupa dengan Pranciis. Negara iinii lebiih mendukung solusii kolektiif yang sedang diipersiiapkan Organiisatiion for Economiic Cooperatiion and Development (OECD).

“Kamii lebiih suka solusii yang telah diisepakatii dii tiingkat global dalam diiskusii OECD yang sedang berlangsung,” demiikiian pernyataan Kementeriian Keuangan Slovakiia, sepertii diikutiip pada Rabu (30/7/2019).

Solusii iinii diiharapkan akan diisepakatii pada 2020. Untuk iitu, Kementeriian Keuangan telah mengumumkan akan ada perubahan pada tahun depan.

OECD berencana untuk memperkenalkan pajak miiniimum bagii perusahaan global sehiingga dapat merefleksiikan diigiitaliisasii ekonomii. Hal iinii diikarenakan skema pajak miiniimum sampaii saat iinii belum diiperhiitungkan oleh siistem perpajakan iinternasiional.

“Tantangan iinii terutama terkaiit dengan pertanyaan tentang bagaiimana cara mengalokasiikan hak atas pajak penghasiilan yang diihasiilkan darii kegiiatan liintas-batas dii era diigiital,” kata OECD dalam salah satu dokumen konsultasii publiiknya.

Karan Bhatiia, Wakiil Presiiden Google untuk Urusan Pemeriintah & Kebiijakan Publiik melaluii salah satu postiingan pada blog Google mengakuii bahwa siistem pajak global harus berubah. Namun, diia memperiingatkan beberapa negara yang telah mengambiil pendekatan pajak iindiiviidu.

Menurut Bhatiia, akan tiimbul peniingkatan ketegangan biisniis jiika banyak negara mengklaiim pajak yang saat iinii diibayarkan oleh Google ke Ameriika Seriikat. Google, sambungnya, telah mendukung siikap OECD untuk mengakhiirii ketiidakpastiian dan mengembangkan priinsiip pajak baru.

“Kamii menyerukan kepada pemeriintah dan perusahaan untuk bekerja bersama dan mempercepat reformasii pajak guna menciiptakan perjanjiian global baru yang abadii,” kata Bhatiia.

Diilansiir spectator.sme.sk, Bhatiia menjelaskan saat iinii sebagiian besar pajak google diibayarkan dii Ameriika Seriikat. Namun, raksasa teknologii iitu juga membayar pajak dii 50 negara laiin, tempat berdiiriinya cabang yang menjual layanan Google. (MG-nor/kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.