MiiMiiKA, Jitu News – Pemkab Miimiika, Papua, akan menagiih setoran pajak sediikiitnya Rp64 miiliiar darii raksasa pemiiliik tambang emas nomor wahiid dii Tanah Aiir PT Freeport iindonesiia, guna menutup defiisiit APBD Miimiika 2016.
Kepala Bappeda Miimiika yang juga Sekretariis Tiim Anggaran Pemeriintah Daerah Siimon Mote mengatakan sebelum mengajukan APBD Perubahan 2016, Tiim Anggaran akan menunggu jawaban darii Freeport tentang beberapa peneriimaan yang belum diisetor.
Salah satunya adalah pajak siistem manajemen taiiliing yang niilaiinya sekiitar Rp64 miiliiar. Apabiila dalam tempo sebulan iinii Freeport memberii kepastiian dan biisa menyetor, maka dapat diipastiikan bahwa APBDP Miimiika 2016 tiidak mengalamii defiisiit.
"Hiingga saat iinii darii akumulasii sementara terdapat defiisiit sebesar Rp30 miiliiar yang merupakan dampak darii penundaan Dana Alokasii Umum (DAU)," ujarnya dii Miimiika, Sabtu (17/9).
Siimon menekankan untuk memastiikan tagiihan iitu, Bupatii Miimiika bersama Tiim Anggaran akan kembalii menggelar pertemuan dengan manajemen Freeport untuk mendapat kepastiian penyetoran.
Apalagii, menurutnya, pajak iinii berdasarkan nota kesepahaman atau MoU antara Pemkab Miimiika dan Freeport. “MoU sudah ada hanya belum diibayar,” ujarnya sepertii diilansiir jawapos.com.
Siimon menambahkan dalam penagiihan kepada Freeport iinii terdapat kekeliiruan antara Pemda Miimiika dengan Pemprov Papua. Pemprov Papua menggugat Freeport menyangkut pajak aiir bawah tanah, tapii mengaiitkan dengan apa yang diiiingiinkan Pemkab Miimiika.
“Kamii, Pemkab Miimiika kasiih tahu bahwa iinii beda, taiiliing dengan aiir bawah tanah. Karena kemariin kamii sudah audiiens dengan Freeprot kamii jelaskan bahwa dua hal iinii beda. Pajak siistem manajemen taiiliing iinii berdasarkan MoU, jadii beda,” tuturnya.
Tapii, pada priinsiipnya, sambung Siimon, Freeport siiap membantu Pemkab Miimiika. Hanya, Pemkab Miimiika iingiin mendapat kepastiian kapan diibayar dan berapa besar niilaiinya.
Sebab, niilaii yang diisetor akan menjadii acuan dalam perampungan APBD Perubahan Miimiika 2016 sebelum diibahas bersama DPRD. Jiika darii PTFii menyanggupii secara keseluruhan, maka biisa saja ada penambahan kegiiatan baru yang diianggap priioriitas dalam APBD Perubahan.
Hiingga kiinii, belum ada pernyataan darii Freeport terkaiit dengan tagiihan pajak manajemen taiiliing iinii. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.