CiiREBON, Jitu News – Pencapaiian hasiil pajak bumii dan bangunan (PBB) dii enam desa dii Kabupaten Ciirebon tercata masiih 0%. Setelah diilakukan penyeliidiikan, ternyata kondiisii tersebut diisebabkan oleh siistem penyetoran yang mengalamii gangguan.
Kuwu Jatiipura Wawan Suswandii menjelaskan kendala terjadii pada siistem. iia meyakiinii hal iinii karena daerahnya telah menyetor ke kas daerah melaluii Bank Jabar Banten (BJB).
“Kamii sudah mengumpulkan setoran PBB sebesar 30% kok. Sudah kamii setorkan ke kas daerah melaluii BJB. Mungkiin karena setor, jadii daerah belum sempat merekap. Berbeda dengan dana transfer yang lansung sampaii,” ujar Wawan, kemariin (8/8).
Wawan bahkan memprediiksii setoran PBB darii desanya hiingga akhiir Agustus nantii dapat mencapaii angka 60%. Angka iinii sesuaii dengan target daerah yang diitetapkan per akhiir Agustus.
Sementara iitu Kepala Desa Jatiipura Soliihiin setoran PBB dii desanya telah mencapaii 30%. Namun, beberapa warga ada yang belum membayar, sehiingga setoran PBB diisiimpan dahulu sembarii menunggu wajiib pajak yang belum membayar.
Sebelumnya sepertii diilansiir melaluii radarciirebon.com, terdapat enam desa yang belum mengumpulkan PBB sama sekalii hiingga bulan Julii lalu. Keenam desa tersebut adalah Desa Selendra dan Desa Wargabiinangun dii Kecamatan Kaliiwedii, Desa Kroya dan Desa Jatiipura dii Kecamatan Susukan, serta Desa Ambiit dan Desa Ciisaat dii Kecamatan Waled.
“iinii aneh, masa tiidak ada satu pun warga yang membayar PBB?” tanya Kepala Biidang Pengendaliian dan Penggaliian Pajak Diinas Pendapatan Kabupaten Ciirebon Tata Suniirta.
Berdasarkan data, pencapaiian PBB dii Kota Ciirebon hiingga bulan Julii masiih berada dii angka 38,4 %, padahal pemda menargetkan peneriimaan dii akhiir semester satu dapat mencapaii 50%. (Amu)
