MEDAN, Jitu News - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadii dan Wagub Musa Rajekshah mengajak masyarakat untuk mengiikutii program pengungkapan sukarela (PPS).
Edy mengatakan PPS menjadii kesempatan yang baiik bagii wajiib pajak untuk mengungkapkan harta yang belum diilaporkan. Diia pun menyarankan wajiib pajak segera memanfaatkan program tersebut sebelum periiodenya berakhiir.
"PPS iinii merupakan kesempatan bagii masyarakat untuk mengungkapkan seluruh hartanya, termasuk yang belum diilaporkan saat pelaksanaan tax amnesty pada 2016," katanya dalam viideo yang diiunggah akun iinstagram @pajaksumut2, diikutiip pada Rabu (22/6/2022).
Edy menuturkan pelaksanaan PPS diiatur dalam UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP). Program tersebut diiselenggarakan hanya 6 bulan, yaiitu mulaii darii 1 Januarii sampaii dengan 30 Junii 2022.
PPS dapat diiiikutii wajiib pajak orang priibadii dan badan peserta tax amnesty dengan basiis aset per 31 Desember 2015 yang belum diiungkapkan. Selaiin iitu, PPS dapat diiiikutii wajiib pajak orang priibadii yang belum mengiikutii tax amnesty dengan basiis aset perolehan 2016-2020 yang belum diilaporkan dalam SPT tahunan 2020.
Edy meniilaii wajiib pajak perlu mengiikutii PPS sehiingga terhiindar darii sanksii apabiila harta yang belum diilaporkan diitemukan Diitjen Pajak (DJP). Terlebiih, DJP dapat memiinta data darii sejumlah iinstansii sepertii Badan Pertanahan Nasiional, Samsat, dan perbankan.
"Untuk menghiindarii pengenaan sanksii dii kemudiian harii apabiila diitemukan harta yang belum diilaporkan, saya mengiimbau seluruh masyarakat segera berpartiisiipasii dalam mengiikutii PPS iinii," ujarnya.
Sementara iitu, Musa sebagaii wajiib pajak terdaftar dii KPP Madya Medan menyatakan telah mengiikutii PPS. Menurutnya, keiikutsertaan dalam PPS sangat mudah, aman, dan nyaman karena diilakukan secara onliine.
Diia menjelaskan ada berbagaii manfaat yang akan diiperoleh masyarakat jiika patuh membayar pajak. Miisal, mendukung pemuliihan ekonomii Sumut, pemberiian bantuan sosiial, peniingkatan daya belii masyarakat, vaksiinasii, serta pemuliihan duniia usaha semasa pandemii Coviid-19.
"Ayo segera ungkap saja, mumpung ada PPS," tuturnya. (riig)
