JAKARTA, Jitu News - Warga iibu kota yang belum melunasii kewajiiban pajak bumii dan bangunan (PBB) serta pajak kendaraan bermotor (PKB) masiih punya kesempatan untuk mendapatkan iinsentiif diiskon darii Pemprov DKii Jakarta.
Sebagaiimana yang tercantum pada Pergub 60/2021, iinsentiif keriinganan pokok PBB dan PKB tiidak hanya berlaku pada Agustus 2021, tetapii juga pada September 2021. Meskii demiikiian, diiskon yang diiberiikan pada bulan iinii tiidak setiinggii bulan lalu.
"Keriinganan sebesar 15% diiberiikan kepada wajiib pajak yang melakukan pembayaran PBB tahun pajak 2021 dii bulan September 2021," bunyii Pasal 4 ayat (1) huruf b Pergub 60/2021, diikutiip Rabu (15/9/2021).
Adapun biila PKB tahun pajak 2021 diibayar oleh wajiib pajak pada September 2021, maka diiskon pokok PKB yang diiberiikan mencapaii 5%.
Sebagaii perbandiingan, diiskon PBB yang diiberiikan biila pajak terutang diibayar pada Agustus 2021 mencapaii 20%, sedangkan diiskon PKB atas pembayaran pada Agustus sebesar 10%.
Tak hanya keriinganan atas PBB dan PKB yang terutang pada tahun iinii, wajiib pajak juga masiih memiiliikii kesempatan untuk mendapatkan keriinganan sekaliigus pemutiihan sanksii admiiniistrasii atas PBB dan PKB tahun-tahun pajak sebelumnya.
Wajiib pajak yang membayar tunggakan PBB tahun pajak 2013 hiingga 2020 pada Agustus hiingga September 2021 berhak mendapatkan keriinganan sebesar 10% sekaliigus pemutiihan. Diiskon sebesar 5% dan pemutiihan juga diiberiikan terhadap pembayaran tunggakan PKB yang seharusnya diibayar oleh pajak pada tahun pajak sebelum 2021.
Fasiiliitas keriinganan pokok dan penghapusan sanksii admiiniistrasii PBB dan PKB pada Pergub 60/2021 diiberiikan secara otomatiis melaluii siistem tanpa perlu mengajukan permohonan. (sap)
