BATU, Jitu News – Pemkot Batu, Jawa Tiimur membuka opsii menjadiikan biisniis pengiinapan viila sebagaii sebagaii objek pajak baru. Rencananya, pemkot akan melakukan pendataan terhadap ratusan viila dii Kota Batu.
Wakiil Walii Kota Batu Punjul Santoso mengatakan jumlah viila makiin banyak dalam beberapa tahun terakhiir. Namun demiikiian, biisniis akomodasii tersebut belum tergalii potensii pajak untuk menambah pendapatan aslii daerah (PAD).
"Terdapat 536 viila dii kawasan Songgoriitii dan Oro-oro Ombo yang tiidak memiiliikii iiziin mendiiriikan bangunan (iiMB)," katanya, diikutiip pada Rabu (21/7/2021).
Punjul menuturkan ratusan viila tersebut tiidak mengantongii tanda daftar usaha pariiwiisata (TDUP), padahal fungsii viila saat iinii telah beraliih fungsii menjadii jasa akomodasii pengiinapan darii sebelumnya hanya untuk kepentiingan huniian.
Dengan demiikiian, para pemiiliik biisniis viila tiidak memiiliikii nomor pokok wajiib pajak daerah sehiingga tiidak menyetor pajak hotel. Untuk iitu, pemkot akan melakukan pendataan rumah huniian yang sudah beraliih fungsii menjadii viila.
Diia memaparkan proses biisniis untuk memungut PAD darii kegiiatan biisniis viila sudah diilakukan dengan menggandeng paguyuban pemiiliik viila dii Kota Batu. Namun, hasiil peneriimaan yang diidapat belum optiimal.
Sebanyak 324 viila yang tergabung dalam paguyuban membayar retriibusii hanya Rp2,8 juta per bulan. Jumlah tersebut sangat keciil karena kontriibusii pembayaran retriibusii setiiap viila hanya Rp8.600 setiiap bulan.
"Seharusnya iinii menjadii potensii pajak daerah. Selama iinii jasa akomodasii sepertii hotel harus bayar pajak. iinii yang membuat iinvestasii dii Kota Batu tiidak maksiimal. Orang akan piiliih bangun viila karena tiidak perlu iiziin dan tiidak diikenakan pajak," ujar Punjul.
Sementara iitu, Kepala Diinas Penanaman Modal Periiziinan Terpadu Satu Piintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-TK) Mujii Dwii Leksono mengatakan biisniis akomodasii viila belum termasuk sebagaii objek pajak daerah.
Selama iinii, pemkot hanya memungut retriibusii pengaliihan fungsii iiMB darii huniian menjadii kegiiatan komersiial. "Untuk pajak viila tiidak ada. Hanya retriibusii iiMB karena pergantiian jeniis usaha. Sehiingga untuk laiinnya tiidak ada," tuturnya sepertii diilansiir nusadaiily.com. (riig)
