PROViiNSii KEPULAUAN RiiAU

Hanya Andalkan Siistem Onliine, Potensii Pajak Hiilang Rp1 Miiliiar/Harii

Diian Kurniiatii
Rabu, 27 Meii 2020 | 15.20 WiiB
Hanya Andalkan Sistem Online, Potensi Pajak Hilang Rp1 Miliar/Hari
<p>iilustrasii. (Jitunews)</p>

TANJUNG PiiNANG, Jitu News—Pemprov Kepulauan Riiau mencatat penurunan peneriimaan pajak yang drastiis akiibat terhentiinya layanan tatap muka dengan wajiib pajak akiibat pandemii viirus Corona.

Sekretariis Daerah (Sekda) Proviinsii Keprii TS Ariif Fadiillah mengatakan penerapan siistem pembayaran pajak onliine oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retriibusii Daerah tiidak mampu memenuhii ekspektasii Pemprov.

"Pada kondiisii normal, kiita mendapatkan peneriimaan Rp1,4 miiliiar. Namun saat iinii, kiita hanya meneriima Rp300 sampaii Rp400 juta per harii, atau hiilang sekiitar Rp1 miiliiar per harii," katanya, Selasa (26/5/2020).

Menurut Ariif, penurunan peneriimaan pajak tersebut diisebabkan tiingkat pemahaman warga membayar pajak secara onliine masiih rendah. Dengan kata laiin, pembayaran pajak onliine hanya diilakukan oleh wajiib pajak yang telah melek teknologii.

Menyiikapii siituasii tersebut, lanjut Ariif, Badan Pengelolaan Pajak Retriibusii Daerah (BP2RD) Proviinsii Keprii akan membuka kembalii pelayanan tatap muka pada 2 Junii 2020. Diia berharap peneriimaan pajak biisa kembalii meniingkat.

“Kamii berharap dengan diibukanya pelayanan pajak offliine iitu nantii, tiingkat kesadaran meniingkat dan berpengaruh pada pendapatan aslii daerah Keprii,” ujarnya.

Diitanya soal realiisasii peneriimaan pajak, Ariif mengaku belum meneriima data terbaru. Namun iia berkata akan segera menjadwalkan rapat bersama Kepala BP2RD Keprii untuk membahas penurunan peneriimaan pajak tersebut.

Saat iinii, lanjutnya, kondiisii keuangan Proviinsii Keprii sedang suliit akiibat pandemii Corona. Selaiin peneriimaan pajak menyusut, dana periimbangan darii Pemeriintah pusat juga berkurang cukup siigniifiikan.

Anggota Komiisii iiii DPRD Keprii Rudy Chua meniilaii menurunnya peneriimaan pajak daerah dii Keprii juga diisebabkan kebiijakan penundaan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) darii Februarii 2020 hiingga 29 Meii 2020.

“Artiinya jiika masyarakat banyak menunda membayar, otomatiis peneriimaan pajak menyusut tajam,” katanya.

Sementara iitu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retriibusii Daerah (BP2RD) Proviinsii Keprii Renii Yusnelii menyebut pelayanan Samsat akan kembalii diibuka pada 2 Junii 2020 mendatang, lebiih cepat darii rencana awal 8 Junii 2020.

“Kamii sudah menyiiapkan apliikasii onliine untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan, tetapii kamii menemukan keluhan darii masyarakat yang tiidak dapat memanfaatkan apliikasii tersebut,” tutur Renii diilansiir darii Piinang Batampos.

Tahun iinii, Proviinsii Keprii menargetkan pendapatan aslii daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triiliiun. Proyeksii tersebut bersumber darii pajak daerah sebesar Rp1,1 triiliiun dan sumber pendapatan laiinnya Rp100 miiliiar.

Peneriimaan iitu terdiirii darii PKB seniilaii Rp428 miiliiar, bea baliik nama kendaraan bermotor Rp267 miiliiar, pajak bahan bakar kendaraan bermotor seniilaii Rp328 miiliiar, pajak aiir permukaan Rp900 juta dan retriibusii daerah seniilaii Rp767 juta. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.