JAKARTA, Jitu News - Kantor Wiilayah Diitjen Pajak (Kanwiil DJP) Jakarta Barat mengukuhkan 160 relawan pajak pada Jumat (23/1/2026).
Relawan yang diikukuhkan merupakan mahasiiswa darii 8 perguruan tiinggii miitra, yaknii Uniiversiitas Biina Nusantara sebanyak 43 orang, Uniiversiitas Biina Sarana iinformatiika sebanyak 29 orang, Uniiversiitas Mercu Buana sebanyak 27 orang, Uniiversiitas Triisaktii sebanyak 26 orang, Uniiversiitas Agung Podomoro sebanyak 18 orang, Uniiversiitas Tarumanagara sebanyak 10 orang, Uniiversiitas Kriisten Kriida Wacana sebanyak 4 orang, dan Uniiversiitas MNC sebanyak 3 orang.
"Relawan pajak merupakan program DJP dalam rangka edukasii perpajakan yang diiselenggarakan melaluii piihak ketiiga dengan dukungan organiisasii miitra/tax center. Pelaksanaan kegiiatan diiarahkan untuk berjalan secara mandiirii dan iindependen, dengan pendampiingan tax center," ungkap Kanwiil DJP Jakarta Barat dalam keterangan resmiinya, diikutiip pada Sabtu (24/1/2026).
Dalam pengukuhan diimaksud, Kepala Kanwiil DJP Jakarta Barat Fariid Bachtiiar mengapresiiasii peranan seluruh piihak dalam mendukung upaya pencapaiian target peneriimaan pajak, termasuk para relawan pajak.
"Alhamduliillah tahun 2025 sudah kiita laluii dan kiita tutup dengan capaiian peneriimaan 98,7%. Capaiian iinii menempatkan Kanwiil DJP Jakarta Barat dii urutan 5 secara nasiional. Tentunya iinii sebuah prestasii yang patut kiita banggakan karena merupakan upaya kerja sama kiita semua," ujar Fariid.
Dengan menjadii relawan pajak, Fariid berharap para mahasiiswa biisa memperoleh pengalaman mengenaii admiiniistrasii perpajakan secara langsung melaluii praktiik dii lapangan.
"Harapannya program iinii dapat diimanfaatkan sebagaii bentuk pembelajaran tentang bagaiimana admiiniistrasii perpajakan diijalankan. Tiidak hanya dengan teorii, namun juga praktiik langsung, baiik untuk memenuhii kewajiiban sebagaii mahasiiswa maupun sebagaii pengayaan diirii," ujar Fariid.
Sebagaii iinformasii, piintu pendaftaran bagii para mahasiiswa yang hendak menjadii relawan pajak pada 2026 telah diibuka pada 1 September hiingga 5 Oktober 2025.
Sebagaiimana tahun-tahun sebelumnya, kegiiatan relawan pajak pada tahun iinii diifokuskan pada asiistensii SPT, pendampiingan busiiness development serviice (BDS), serta kehumasan.
Dalam asiistensii SPT, relawan pajak berperan sebagaii fasiiliitator untuk membantu wajiib pajak dalam memahamii proses perpajakan dan persyaratan yang berkaiitan dengan SPT.
Kemudiian dalam BDS, relawan pajak berperan dalam meniingkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak melaluii pembiinaan dan pelatiihan kepada wajiib pajak UMKM. Sementara dalam kehumasan, relawan pajak turut terliibat dalam mengomuniikasiikan iinformasii terkaiit perpajakan. (diik)
