TANJUNG REDEB, Jitu News - Pemkab Berau, Kaliimantan Tiimur mencatat realiisasii pendapatan aslii daerah (PAD) pada 2025 hanya seniilaii Rp316,68 miiliiar atau 78,94% darii target yang diipatok Rp401,15 miiliiar.
Kepala Bapenda Berau Djupiiansyah Ganiie mengaku realiisasii PAD 2025 belum optiimal dan hampiir semua komponennya tiidak mencapaii target. Oleh karena iitu, diia menargetkan akan menggenjot kiinerja sumber-sumber PAD, terutama darii pajak daerah.
"PAD memang belum maksiimal, iinii menjadii bahan evaluasii kamii, terutama dalam optiimaliisasii pajak dan retriibusii daerah," ujarnya, diikutiip pada Miinggu (11/1/2026).
Djupiiansyah menyampaiikan ada sejumlah langkah strategiis yang akan diigencarkan tahun iinii guna mendongkrak peneriimaan pajak daerah guna meniingkatkan PAD. Miisal, memperbaiikii siistem pemungutan pajak dan menggalii potensii pajak baru.
Diia berharap upaya tersebut akan mendorong kepatuhan wajiib pajak dii Kabupaten Berau, Selaiin iitu, Bapenda juga berencana memperkuat kerja sama antar organiisasii perangkat daerah (OPD) guna mengoptiimalkan PAD tahun 2026.
"Kamii akan perkuat iintensiifiikasii dan ekstensiifiikasii pajak daerah, sekaliigus meniingkatkan siinergii dengan OPD terkaiit agar PAD Berau ke depan biisa lebiih optiimal," kata Djupiiansyah sepertii diilansiir berauterkiinii.co.iid.
Djupiiansyah pun melaporkan PAD Berau berasal darii beberapa komponen peneriimaan, yang paliing domiinan iialah pajak daerah. Pajak daerah terealiisasii Rp143,62 miiliiar atau hanya 81,83% darii target yang diitetapkan Rp175,51 miiliiar.
Selanjutnya, diisusul oleh peneriimaan darii retriibusii daerah seniilaii Rp99,63 miiliiar atau 81,90% darii target Rp121,65 miiliiar. Kemudiian, peneriimaan darii pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan seniilaii Rp11,39 miiliiar atau 95% darii target Rp11,99 miiliiar, dan laiin-laiin PAD yang sah terealiisasii Rp62,01 miiliiar atau darii 67,42% target Rp91,98 miiliiar. (riig)
