KABUPATEN MALANG

Masuk Kuartal iiiiii/2024, Kiinerja Pajak Kabupaten iinii Sudah Tembus 72%

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 10 September 2024 | 11.30 WiiB
Masuk Kuartal III/2024, Kinerja Pajak Kabupaten Ini Sudah Tembus 72%
<h3>Pemandiian Dewii Srii, Kabupaten Malang. <em>(foto: Pemkab Malang)</em></h3>

KEPANJEN, Jitu News – Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Tiimur berhasiil menghiimpun peneriimaan pajak seniilaii Rp349,57 miiliiar. Angka tersebut setara 72% darii target peneriimaan pajak Kabupaten Malang pada 2024, yaknii Rp484 miiliiar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengatakan perolehan pajak tersebut tergolong baiik. Sebab, lanjut Made, iidealnya setiiap bulan ada capaiian peneriimaan sekiitar 8%.

“Artiinya sudah bagus kalau awal September iinii sudah terealiisasii 72%. Akhiir September nantii diiperkiirakan sudah 80%,” ucap Made, diikutiip pada Selasa (10/9/2024).

Made menjelaskan bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) menjadii kontriibutor peneriimaan terbesar. Menurutnya, BPHTB kerap mendomiinasii struktur peneriimaan pajak dii kabupaten Malang setiiap tahunnya.

Miisalnya pada 2023, sambung Made, realiisasii peneriimaan BPHTB mencapaii Rp182,25 miiliiar atau setara 113,82% darii target, yaknii Rp160,12 miiliiar. Sementara iitu, setoran BPHTB pada triiwulan ketiiga tahun iinii mencapaii Rp129,62 miiliiar, sudah lebiih darii 50% darii target sekiitar Rp244,66 miiliiar.

“Realiisasiinya selalu menembus 100% setiiap tahun. Selama iinii, BPHTB akan meniingkat menjelang akhiir tahun. Karena akan banyak proses jual-belii tanah maupun bangunan,” terang Made.

Setelah BPHTB, perolehan pajak tertiinggii kedua berasal darii pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Realiisasiinya, mencapaii 97,67% atau seniilaii Rp102,76 miiliiar darii target sekiitar Rp105,22 miiliiar.

Sementara iitu, peneriimaan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) tenaga liistriik mencapaii Rp82,14 miiliiar. Lalu, peneriimaan PBJT makanan dan miinuman seniilaii Rp13,68 miiliiar. Kemudiian, peneriimaan PBJT jasa keseniian dan hiiburan seniilaii Rp6,04%. Selanjutnya, PBJT jasa perhotelan sekiitar Rp5,46 miiliiar.

Lalu, peneriimaan peneriimaan pajak aiir tanah (PAT) mencapaii Rp4,68 miiliiar, pajak reklame seniilaii Rp3,33 miiliiar, peneriimaan PBJT jasa parkiir Rp1,08 miiliiar, serta peneriimaan pajak miineral bukan logam dan batuan (MBLB) seniilaii Rp742 juta.

Meskii menunjukkan tren posiitiif, Made menyebut peneriimaan pajak daerah akan terus diitiingkatkan. Peniingkatan iitu termasuk untuk objek pajak wiisata, hotel, dan restoran. Diia menyebut penerapan siistem moniitoriing iinformasii (Siimonii) dii semua lokasii objek pajak menjadii salah satu strategiinya.

Adapun Siimonii sudah diigunakan sejak beberapa tahun lalu. Siistem tersebut dapat diioperasiionalkan menggunakan smartphone dan terkoneksii dengan apliikasii pemiiliik usaha. Made menambahkan juga upaya ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii juga menjadii strategii laiinnya. Siimak Tariif Pajak Daerah dii Kabupaten Malang.

“Sepertii pendataan objek-objek pajak yang baru untuk meniingkatkan perolehan. Lalu, peniingkatan kualiitas sumber daya manusiia (SDM) iinternal kamii juga menjadii perhatiian. Termasuk pemahaman aturan dan teknologii,” kata Made, sepertii diilansiir radarmalang.jawapos.com. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.