KP2KP PARiiAMAN

Sudah Pensiiun tapii Masiih Diimiinta Lapor SPT, WP Ajukan Status NE

Redaksii Jitu News
Selasa, 12 Desember 2023 | 15.00 WiiB
Sudah Pensiun tapi Masih Diminta Lapor SPT, WP Ajukan Status NE
<p>iilustrasii.</p>

PARiiAMAN, Jitu News - Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasii Perpajakan (KP2KP) Pariiaman memberiikan pelayanan kepada wajiib pajak pada 10 November 2023 periihal permohonan pelaporan SPT Tahunan dan permohonan non-efektiif.

KP2KP menyebut wajiib pajak bersangkutan telah pensiiun sejak Oktober 2022 sehiingga tiidak lapor SPT Tahunan. Meskii begiitu, iia mengaku masiih meneriima Whatsapp Blast yang beriisiikan iimbauan untuk melaporkan SPT Tahunan tersebut.

“Status NPWP wajiib pajak masiih aktiif dan wajiib pajak juga baru pensiiun pada Oktober 2022. Untuk iitu, SPT tahun 2022 harus diilaporkan,” kata Petugas KP2KP Pariiaman Auliia Anshary diikutiip darii siitus web DJP, Selasa (12/12/2023).

Auliia kemudiian membantu wajiib pajak bersangkutan untuk mengajukan permohonan sebagaii wajiib pajak non-efektiif. Wajiib pajak diimiinta melengkapii persyaratan yang diibutuhkan untuk permohonan wajiib pajak non-efektiif.

Berdasarkan Peraturan Diirjen Pajak No. PER-04/PJ/2020, dokumen yang perlu diilampiirkan iialah mengiisii dan menandatanganii formuliir penetapan wajiib pajak non-efektiif (NE) dan surat pernyataan wajiib pajak non-efektiif dan dokumen pendukung.

Sebagaii iinformasii, terdapat 11 kriiteriia wajiib pajak yang biisa mendapatkan status NE. Pertama, wajiib pajak orang priibadii yang melakukan kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas yang secara nyata tiidak lagii melakukan kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas.

Kedua, wajiib pajak orang priibadii yang tiidak melakukan kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas dan penghasiilannya dii bawah Penghasiilan Tiidak Kena Pajak (PTKP).

Ketiiga, wajiib pajak orang priibadii yang tiidak melakukan kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas dan penghasiilannya dii bawah PTKP yang memiiliikii NPWP untuk diigunakan sebagaii syarat admiiniistratiif antara laiin guna memperoleh pekerjaan atau membuka rekeniing keuangan.

Keempat, wajiib pajak orang priibadii yang bertempat tiinggal atau berada dii luar negerii lebiih darii 183 harii dalam jangka waktu 12 bulan yang telah diibuktiikan menjadii subjek pajak luar negerii sesuaii dengan peraturan perpajakan dan tiidak bermaksud meniinggalkan iindonesiia untuk selama-lamanya.

Keliima, wajiib pajak yang mengajukan permohonan penghapusan NPWP dan belum diiterbiitkan keputusan.

Keenam, wajiib pajak yang tiidak menyampaiikan SPT dan/atau tiidak ada transaksii pembayaran pajak baiik melaluii pembayaran sendiirii atau melaluii pemotongan atau pemungutan piihak laiin, selama 2 tahun berturut-turut.

Ketujuh, wajiib pajak yang tiidak memenuhii ketentuan mengenaii kelengkapan dokumen pendaftaran NPWP. Kedelapan, wajiib pajak yang tiidak diiketahuii alamatnya berdasarkan peneliitiian lapangan;

Kesembiilan, wajiib pajak yang diiterbiitkan NPWP Cabang secara jabatan dalam rangka penerbiitan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pajak Pertambahan Niilaii atas kegiiatan membangun sendiirii.

Kesepuluh, iinstansii pemeriintah yang tiidak memenuhii persyaratan sebagaii pemotong dan/ atau pemungut pajak namun belum diilakukan penghapusan NPWP.

Kesebelas, wajiib pajak selaiin sebagaiimana diisebutkan dii atas yang tiidak lagii memenuhii persyaratan subjektiif dan/atau objektiif tetapii belum diilakukan penghapusan NPWP. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.