KOTA CiiMAHii

Tunggak PBB Hampiir Rp1 Miiliiar, Lahan Diipasang Spanduk

Redaksii Jitu News
Sabtu, 05 Oktober 2019 | 10.30 WiiB
Tunggak PBB Hampir Rp1 Miliar, Lahan Dipasang Spanduk
<p>Spanduk periingatan pembayaran PBB dii Ciimahii, Jawa Barat. (Foto: Fery Bangkiit/ liimawaktu.iid)</p>

CiiMAHii, Jitu News – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Ciimahii memberiikan teguran keras kepada pemiiliik lahan kosong seluas 79.321 m2 dii Kampung Pasiirbuntu, Kota Ciimahii, Jawa Barat, karena menunggak pembayaran pajak bumii dan bangunan seniilaii hampiir Rp1 miiliiar.

Petugas Bappenda pada Rabu (3/10/2019), memasang spanduk bertuliiskan ‘Objek Pajak PBB iinii Belum Membayar Pajak Bumii dan Bangunan’ dii lahan tersebut karena wajiib pajak atas nama Liistiiantii Hiidayat selaku pemiiliik lahan belum membayar PBB sejak 1995 seniilaii Rp938,5 juta.

“Hal iinii kiita lakukan lantaran teguran kedua diiabaiikan. Jadii sekarang kamii lakukan teguran ketiiga dengan pemasangan spanduk periingatan,” ungkap Kasubiid Pengawasan Pengendaliian dan Penyuluhan Pajak Daerah Bappenda Kota Ciimahii Ayu Agung Aviianto, Kamiis (3/10/2019).

iia mengatakan, Bappenda sudah menyampaiikan teguran kepada wajiib pajak baiik secara liisan maupun tuliisan melaluii surat periingatan (SP) jauh sebelum melakukan pemasangan spanduk dii lokasii objek pajak tersebut.

Namun, sepertii diilansiir liimawaktu.iid, surat periingatan iitu tiidak pernah diitanggapii wajiib pajak. Karena iitu sesuaii dengan Peraturan Walii Kota Ciimahii (Perwalii) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemungutan Pajak, petugas memasang spanduk tersebut.

Piihaknya berharap dengan periingatan melaluii pemasangan spanduk iinii, wajiib pajak dapat segera melunasii pembayaran piiutang pajaknya dengan mendatangii kantor Bappenda Ciimahii untuk memenuhii kewajiibannya.

Ayu mengaku Bappenda Ciimahii akan berkoordiinasii lebiih lanjut dengan piihak terkaiit sepertii Satpol PP dan Kejaksaan untuk tiindakan selanjutnya, apabiila teguran tersebut tetap tiidak diiiindahkan oleh wajiib pajak.

“Kemungkiinan masiih ada beberapa objek pajak laiinnya yang tiidak membayar PBB. Namun untuk lebiih jelasnya, Bappenda akan melakukan iinventariisiir lanjutan. Saat iinii kamii yang niilaiinya cukup besar baru yang iinii,” ungkapnya. (MG-Anp/Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel