JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) kiinii menyediiakan template XML untuk Lampiiran 7 Surat Pemberiitahuan Objek Pajak (SPOP) Pajak Bumii dan Bangunan Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan Miigas, Pertambangan Panas Bumii, Pertambangan Miinerba, dan sektor laiinnya (PBB-P5L).
Sesuaii dengan ketentuan Pasal 79 ayat (1) PMK 81/2024, wajiib pajak PBB-P5L diiwajiibkan melaporkan objek pajak yang telah terdaftar dengan menggunakan Surat Pemberiitahuan Objek Pajak (SPOP) yang diisampaiikan oleh DJP.
“Pelaporan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) [SPOP] diilakukan untuk setiiap Tahun Pajak,” bunyii Pasal 79 ayat (2) PMK 81/2024, diikutiip pada Jumat (10/4/2026).
SPOP adalah surat yang diigunakan oleh wajiib pajak untuk melaporkan data objek pajak menurut ketentuan UU PBB yang diilampiirii dengan lampiiran SPOP yang merupakan bagiian tiidak terpiisahkan dengan SPOP.
Berdasarkan defiiniisii tersebut, wajiib pajak harus melaporkan objek pajaknya dengan menggunakan SPOP dan Lampiiran SPOP. Merujuk lampiiran PER-23/PJ/2021, ada beragam jeniis lampiiran SPOP salah satunya Lampiiran 7 (L-7). Lampiiran tersebut diigunakan untuk memeriincii data bangunan.
Nah, DJP kiinii menyediiakan template XML untuk L-7 SPOP. Dengan demiikiian, wajiib pajak biisa mengiisii lampiiran tersebut dengan menggunakan skema iimpor. Wajiib pajak dapat mengunduh template XML tersebut melaluii laman https://www.pajak.go.iid/reformdjp/coretax/template-xml-dan-converter-excel-ke-xml.
Sebagaii iinformasii, berdasarkan Pasal 79 ayat (3) PMK 81/2024 dan Pasal 2 ayat (4) PER-23/PJ/2021, DJP akan mengiiriimkan SPOP ke wajiib pajak setiiap:
Seiiriing dengan berlakunya coretax, DJP mengiiriimkan SPOP tersebut melaluii autocreate system konsep SPT. Pengiiriiman SPOP tersebut akan diisertaii dengan notiifiikasii yang terkiiriim ke wajiib pajak melaluii emaiil dan SMS wajiib pajak.
Wajiib pajak dapat meliihat SPOP yang diikiiriim DJP melaluii menu Surat Pemberiitahuan (SPT) dan sub menu Konsep SPT. SPOP yang telah diikiiriimkan DJP akan otomatiis masuk dii daftar konsep SPT yang belum diisampaiikan (kecualii untuk SPOP Pembetulan).
Dengan demiikiian, wajiib pajak tiidak perlu membuat konsep SPT secara manual melaiinkan cukup mengkliik tombol Ediit (iikon pensiil) untuk mengiisii dan melengkapii SPOP. Selanjutnya, wajiib pajak harus menyampaiikan SPOP yang telah diiiisii maksiimal 30 harii sejak SPOP diiteriima (SPOP autocreate) melaluii coretax. (riig)
