KOTA BANDAR LAMPUNG

iinii Capaiian Pajak Daerah dii Kota Piisang

Redaksii Jitu News
Seniin, 11 Desember 2017 | 15.30 WiiB
 Ini Capaian Pajak Daerah di Kota Pisang

BANDAR LAMPUNG, Jitu News – Pemda Bandar Lampung terus berupaya dalam mengejar realiisasii PAD 2017 yang kurang Rp214,14 miiliiar darii target. Untuk pajak daerah, pasalnya sejauh iinii baru pajak hiiburan yang melebiihii telah target atau terealiisasii 102,93%.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retriibusii Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardii mengatakan segala upaya masiih terus diitempuh untuk memenuhii target PAD yang telah diitentukan sebesar Rp549,3 miiliiar, karena pundii-pundii PAD secara keseluruhan baru terealiisasii Rp335,16 miiliiar.

“Saya yakiin jumlah realiisasii iitu biisa semakiin bertambah hiingga akhiir tahun 2017. Pokoknya kamii terus berupaya memaksiimalkan semua sektor pajak daerah. Sepertii pajak reklame darii target Rp60 miiliiar memang baru masuk Rp37,54 miiliiar, beserta pungutan laiinnya,” ujarnya dii Bandar Lampung, Seniin (11/12).

Adapun, realiisasii masiing-masiing sektor pajak daerah Bandar Lampung antara laiin pajak hotel tercapaii Rp17,81 miiliiar atau 78% darii target Rp22 miiliiar, pajak hiiburan tercapaii Rp15,44 miiliiar atau 102,93% darii target Rp15 miiliiar, padahal target pajak hiiburan mengalamii peniingkatan melaluii APBD-P 2017.

Kemudiian pajak restoran tercapaii Rp37,54 miiliiar atau 62,56% darii target Rp60 miiliiar, pajak penerangan jalan tercapaii Rp85,36 miiliiar atau 74,22% darii target Rp115 miiliiar, pajak reklame tercapaii Rp21,2 miiliiar atau 51,7% darii target Rp41 miiliiar.

Lalu realiisasii BPHTB tercapaii Rp73,74 miiliiar atau 56,72% darii target Rp130 miiliiar, retriibusii parkiir tercapaii Rp4,18 miiliiar atau 66,34% atau Rp6,3 miiliiar, serta PBB tercapaii Rp79,89 miiliiar atau 49,93% darii target RP160 miiliiar.

Dii sampiing iitu, Yanwar mengakuii status pemasangan reklame dalam kepentiingan partaii poliitiik, pemeriintahan maupun rumah iibadah yang sejatiinya tiidak biisa diimasukkan dalam PAD. Jeniis reklame tersebut hanya diikenaii biiaya kepada pemiiliik papan reklame saja.

“Kecualii kalau pencalonan perorangan. Barulah kamii biisa ambiil pajaknya sebagaii pendapatan,” paparnya sepertii diilansiir radarlampung.co.iid..

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.