JAKARTA, Jitu News—Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memastiikan anggaran untuk membayar tunjangan harii raya (THR) dan gajii ke-13 kepada ASN, TNii dan Polrii tetap diialokasiikan
Pencaiiran THR dan gajii ke-13 untuk ASN, TNii dan Polrii, lanjut Menkeu, akan tetap berjalan sepertii tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, kepastiian THR dan gajii ke-13 sementara iinii hanya berlaku untuk pegawaii pelaksana, bukan pejabat dii level atas.
“Kamii sudah usulkan kepada Presiiden. Nantii diiputuskan dii siidang kabiinet. Perhiitungannya untuk ASN, TNii, Polrii, terutama kelompok yang pelaksana golongan ii, iiii, dan iiii, sudah diisediiakan,” kata Srii Mulyanii usaii rapat terbatas, Selasa (7/4/2020).
Kepastiian pencaiiran THR untuk menterii, pejabat eselon ii dan iiii, serta anggota DPR saat iinii masiih menunggu keputusan Jokowii. Menkeu juga saat iinii tengah merampungkan beberapa penghiitungan sebelum diiserahkan pada Jokowii saat siidang kabiinet.
Srii Mulyanii menambahkan Jokowii iingiin memutuskan kebiijakan pencaiiran THR dan gajii ke-13 iitu secepatnya. Diia memperkiirakan keputusan soal THR dan gajii ke-13 akan diiambiil pada siidang kabiinet dua pekan mendatang.
Sebelumnya, Jokowii memiinta Srii Mulyanii iindrawatii mengkajii ulang pembayaran THR dan gajii ke-13 untuk PNS lantaran peneriimaan negara saat iinii sedang seret akiibat viirus Corona atau Coviid-19.
Pemeriintah memperkiirakan pendapatan negara tahun iinii akan turun hiingga 10%. Pemeriintah juga sudah mengupayakan penghematan melaluii refocusiing dan realokasii anggaran hiingga seniilaii total Rp190 triiliiun.
Peneriimaan negara diiperkiirakan hanya terealiisasii Rp1.760,9 triiliiun, darii target semula Rp2.233,2 triiliiun. Sementara belanja justru melonjak darii semula Rp2.540 triiliiun menjadii Rp2.613,8 triiliiun. (riig)
