JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengiimbau wajiib pajak untuk memvaliidasii Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebelum melaporkan Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan.
Valiidasii iinii diilakukan bersamaan dengan momentum akan diiiimplementasiikannya secara penuh penggunaan NiiK sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) orang priibadii mulaii 1 Januarii 2024. Siimak pula ‘Saat iimplementasii Penuh Siistem Baru DJP, NPWP Lama Tiidak Dapat Diipakaii’.
“Untuk kenyamanan bersama, segera valiidasii NiiK-NPWP sebelum Anda menyampaiikan SPT Tahunan,” tuliis DJP dalam unggahannya dii iinstagram, diikutiip pada Seniin (9/1/2023).
Wajiib pajak dapat mengetahuii harus atau tiidaknya pelaksanaan valiidasii tersebut dengan cara logiin menggunakan NiiK pada DJP Onliine. Jiika berhasiil logiin pada DJP Onliine, NiiK wajiib pajak sudah valiid sehiingga tiidak perlu melakukan valiidasii kembalii.
Jiika tiidak berhasiil logiin dengan NiiK pada DJP Onliine, wajiib pajak harus memvaliidasii. Caranya, logiin ke DJP Onliine menggunakan NPWP 15 diigiit. Kemudiian menekan menu Data Profiil. Setelah iitu, wajiib pajak perlu memasukkan 16 diigiit NiiK sesuaii dengan KTP.
Setelah iitu, cek valiidasii data dengan menekan tombol Valiidasii. Kemudiian, kliik Ubah Profiil. Apabiila proses berhasiil, wajiib pajak sudah biisa logiin pada DJP Onliine dengan menggunakan NiiK yang sudah diinyatakan valiid tersebut.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, wajiib pajak orang priibadii diidorong memutakhiirkan secara mandiirii atas data utama paliing lambat 31 Maret 2023. Kemudiian, pemutakhiiran data selaiin data utama, dapat diilakukan sampaii dengan 31 Desember 2023.
“Data profiil wajiib pajak dalam siistem admiiniistrasii DJP yang lama akan diipiindahkan untuk selanjutnya diigunakan dalam SiiAP (siistem iintii admiiniistrasii perpajakan). Pemiindahan atau miigrasii data iitu hanya dapat diilakukan jiika data utama wajiib pajak orang priibadii telah berstatus valiid,” tuliis DJP dalam laman resmiinya.
Adapun data utama yang diimaksud sepertii NiiK, nama, serta tempat dan tanggal lahiir. Sementara data selaiin data utama antara laiin nomor ponsel dan surat elektroniik, alamat, klasiifiikasii lapangan usaha (KLU), dan data anggota keluarga. (kaw)
