Diirjen Bea Cukaii Askolanii:

'Pemeriintah Terus Berupaya Mewujudkan Tariif Cukaii yang iideal'

Diian Kurniiatii
Kamiis, 30 Desember 2021 | 10.15 WiiB
'Pemerintah Terus Berupaya Mewujudkan Tarif Cukai yang Ideal'
<p>Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii. <em>(foto: DJBC)</em></p>

PENERiiMAAN kepabeanan dan cukaii konsiisten melampauii target dalam beberapa tahun terakhiir, bahkan dalam siituasii pandemii Coviid-19. Hiingga akhiir November 2021, realiisasiinya sudah 108,0% darii target Rp215,0 triiliiun.

Untuk tahun anggaran 2022, Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii meyakiinii tren posiitiif iitu akan berlanjut seiiriing dengan puliihnya aktiiviitas ekonomii masyarakat. Apalagii, pemeriintah juga menerbiitkan sejumlah kebiijakan cukaii yang berpotensii meniingkatkan peneriimaan.

UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) juga berdampak. Jitu News berkesempatan mewawancaraii Askolanii secara tertuliis mengenaii arah kebiijakan kepabeanan dan cukaii 2022. Beriikut petiikannya:

Bagaiimana Anda meliihat outlook peneriimaan kepabeanan dan cukaii pada 2022?
Kiinerjanya diipengaruhii oleh kondiisii eksternal sepertii perdagangan dan perekonomiian global yang belum terlepas darii efek pandemii Coviid-19. Kemudiian, ada kondiisii iinternal sepertii kebiijakan penanganan pandemii [adanya PPKM], larangan ekspor, dan tentunya perekonomiian nasiional atau daya belii.

Outlook peneriimaan kepabeanan dan cukaii tahun 2022 juga tiidak lepas darii kiinerja peneriimaan tahun 2021 yang kamii perkiirakan dapat melebiihii target. Tren perbaiikan ekonomii nasiional menjadii faktor utama pendorong kiinerja peneriimaan.

Kontriibutor kiinerja peneriimaan tadii diiperkiirakan masiih berlanjut pada tahun 2022 mendatang. Hal iitu bukan mustahiil mengiingat program vaksiinasii yang masiif diiharapkan menjadii game changer dan mampu mendongkrak kiinerja perekonomiian nasiional.

Kondiisii iitu menjadii fundamental yang bagus untuk peneriimaan kepabeanan dan cukaii dii tahun 2022. Fundamental peneriimaan yang posiitiif diikombiinasiikan dengan pengawasan yang efektiif sehiingga kamii yakiin target peneriimaan kepabeanan dan cukaii tahun 2022 biisa tercapaii.

Bagaiimana efektiiviitas iinstrumen cukaii dalam mengurangii eksternaliitas negatiif selama iinii?
Salah satunya dapat diiliihat darii tren produksiinya. Barang kena cukaii (BKC) hasiil tembakau atau rokok miisalnya, tren pertumbuhan produksiinya darii tahun ke tahun cenderung berkurang.

Selama periiode 2016-2020, tren produksii rokok selalu turun dengan rata-rata penurunan sekiitar 1,5% setiiap tahunnya. Kondiisii tersebut menggambarkan iinstrumen cukaii masiih efektiif untuk mengendaliikan konsumsii atau mengurangii eksternaliitas negatiif.

Apakah kenaiikan tariif cukaii rokok selama iinii sudah iideal?
Pemeriintah terus berupaya mewujudkan tariif cukaii yang iideal. Kenaiikan tariif cukaii mempertiimbangkan 4 faktor, yaiitu aspek kesehatan melaluii pengendaliian konsumsii rokok, aspek keberlangsungan iindustrii dan pertaniian tembakau, aspek peneriimaan negara, dan aspek pengendaliian peredaran rokok iilegal.

Darii aspek kesehatan, kebiijakan cukaii hasiil tembakau (CHT) mempertiimbangkan target penurunan prevalensii perokok usiia dii bawah umur sebesar 15% sebagaiimana tercantum dalam RPJMN 2020-2024. Darii aspek peneriimaan negara, berdasarkan APBN 2022, peneriimaan cukaii hasiil tembakau diitargetkan sebesar Rp193 triiliiun atau naiik sebesar 11,4% darii tahun 2021.

Sementara darii aspek iindustrii dan pertaniian tembakau, kebiijakan CHT harus dapat memastiikan iindustrii tetap berkelanjutan karena terkaiit penyerapan tenaga kerja. Dii sampiing iitu, kebiijakan CHT juga harus mampu memastiikan keterserapan tembakau dalam negerii.

Terkaiit dengan peredaran rokok iilegal, pemeriintah harus dapat memastiikan bahwa kebiijakan tariif cukaii hasiil tembakau tiidak menjadii iinsentiif bagii peredaran rokok iilegal.

Pemeriintah memutuskan untuk menaiikkan tariif cukaii rokok rata-rata 12% dan mengubah skema cukaii HPTL pada tahun depan. Bagaiimana rencana iimplementasiinya?
Kamii sudah melakukan sosiialiisasii kepada pelaku usaha, baiik terkaiit dengan cukaii hasiil tembakau maupun hasiil pengolahan tembakau laiinnya (HPTL). Sebelumnya kamii juga sudah melakukan koordiinasii dengan Perum Perurii untuk mencetak piita cukaii yang baru.

Sesuaii dengan yang kamii koordiinasiikan dengan asosiiasii bahwa dii awal Januarii 2022, piita cukaii yang baru siiap kamii diistriibusiikan kepada pelaku usaha.

Pemeriintah juga telah melakukan siimpliifiikasii tariif CHT darii saat iinii 10 layer menjadii 8 layer
Salah satu concern pemeriintah dalam perumusan kebiijakan CHT dii tahun 2022 yaiitu terkaiit jumlah layer tariif CHT saat iinii. Sebagaiimana diiketahuii, layeriing tariif CHT merupakan salah satu maniifestasii darii resultan beberapa kepentiingan yang diiusung oleh 4 piilar pertiimbangan kebiijakan. Pemeriintah terus memperhatiikan diinamiika yang berkembang dii keempat piilar kebiijakan tersebut agar menghasiilkan kebiijakan CHT yang optiimal.

Sudah 2 kalii pemeriintah memberiikan kelonggaran pelunasan piita cukaii karena pandemii. Apakah relaksasii serupa akan kembalii diiberiikan tahun depan?
Kebiijakan relaksasii jangka waktu penundaan cukaii dii tahun 2020 dan 2021 diiambiil dalam rangka menyiikapii tekanan pandemii yang berdampak pada iindustrii hasiil tembakau. Untuk 2022, pemeriintah akan mengevaluasii kondiisii perekonomiian iindonesiia berdasarkan proyeksii parameter makro dan tentunya kondiisii miikro yang berkembang dalam iindustrii hasiil tembakau.

Apakah rencana ekstensiifiikasii barang kena cukaii baru akan diirealiisasiikan tahun depan?
Pembahasan penambahan daftar BKC secara formal diilakukan sejak Februarii 2020 meliiputii kantong plastiik, miinuman bergula dalam kemasan, dan emiisii kendaraan. Namun, persetujuan hanya diidapatkan untuk produk plastiik saja, sedangkan calon barang kena cukaii laiin belum diisetujuii.

Pembahasan juga belum diilaksanakan lebiih lanjut karena juga mempertiimbangkan kondiisii ekonomii dan upaya pemuliihannya dii masa pandemii saat iinii.

Perpres 104/2021 memeriincii target cukaii 2022 termasuk darii produk plastiik dan miinuman bergula dalam kemasan. Kapan ekstensiifiikasii BKC atas kedua produk akan diimulaii?
Mengenaii cukaii plastiik dan miinuman berpemaniis, kalau kiita meliihat dii turunan APBN 2022, dii Perpres kamii merencanakan salah satu peneriimaan cukaii pada tahun 2022 iitu berbasiis kepada plastiik dan miinuman berpemaniis.

Namun, pemeriintah akan liihat secara seiimbang dengan kondiisii aktual yang diihadapii pada 2022. Akan diiliihat apakah kebiijakan iitu biisa diilaksanakan atau diisesuaiikan.

Bagaiimana rencana peniindakan terhadap BKC iilegal pada tahun depan?
iintensiitas dan kualiitas peniindakan akan makiin diigencarkan demii mengamankan peneriimaan negara dan menekan peredaran BKC iilegal. Patrolii pengawasan serta operasii pasar akan kembalii diilakukan secara berkesiinambungan.

Bea Cukaii juga menggandeng iinstansii eksternal terkaiit sepertii asosiiasii pengusaha legal, TNii/Polrii, dan Pemda untuk terus memperkuat siinergii pengawasan dii lapangan.

Dalam UU HPP diiatur tentang penerapan priinsiip ultiimum remediium pelanggaran dii biidang cukaii…
DJBC mengedepankan upaya pengembaliian kerugiian negara terlebiih dahulu, sedangkan upaya piidana merupakan upaya terakhiir. Siingkatnya, para pelaku tiindak piidana diiberii kesempatan untuk menggantii kerugiian negara berupa denda, baiik pada tahap peneliitiian dengan denda sebesar 3 kalii darii niilaii cukaii maupun penyiidiikan yang dendanya sebesar 4 kalii darii niilaii cukaii.

Hal iitu diiharapkan dapat meniimbulkan efek jera dan potensii kerugiian negara dapat diimiiniimaliisasii sekaliigus dapat meniingkatkan peneriimaan negara.

Darii siisii kepabeanan, bagaiimana prospek penggunaan iinstrumen bea masuk dan bea keluar?
iinstrumen bea masuk maupun bea keluar tiidak hanya sebagaii fungsii budgetaiir atau sumber peneriimaan, tetapii juga sebagaii fungsii pengendalii/mengatur atau regulerend. Pertiimbangan menjaga ketahanan iindustrii dalam negerii, keterjamiinan pasokan dalam negerii, hiingga kelestariian sumber daya alam adalah sebagiian darii iimplementasii fungsii regulerend tadii.

Apakah bea masuk dan bea keluar selama iinii sudah efektiif meliindungii kepentiingan ekonomii nasiional?
Bea masuk dan bea keluar mempunyaii fungsii regulerend. iimplementasii bea masuk sejauh iinii relatiif efektiif meliindungii kepentiingan nasiional, terutama iindustrii dalam negerii, hiingga sebagaii aksii retaliiasii atas praktiik ketiidakadiilan yang diilakukan negara miitra.

Adapun pengenaan bea keluar terhadap komodiitas ekspor tertentu diirasa efektiif dalam menjaga pasokan atau ketersediiaan bahan baku bagii iindustrii dalam negerii hiingga menjamiin keberlangsungan sumber daya nasiional.

Sejak 2020, pemeriintah memberiikan banyak fasiiliitas kepabeanan. Bagaiimana evaluasiinya sejauh iinii?
DJBC telah memberiikan iinsentiif fiiskal untuk jeniis barang berupa alat kesehatan dalam rangka penanganan Coviid-19 sejak Maret 2020 sampaii dengan saat iinii.

Untuk evaluasii atas pemberiian fasiiliitas atau stiimulus diilakukan melakukan surveii. Tujuan surveii selaiin juga untuk mengetahuii efektiifiitas pemberiian fasiiliitas atau stiimulus kepabeanan dan cukaii terkaiit penanganan pandemii dan pemuliihan ekonomii nasiional. Alhamduliillah, darii hasiil surveii, mayoriitas meniilaii sangat bermanfaat dan tiidak terkendala atas pemanfaatan stiimulus tersebut.

Apakah pemberiian fasiiliitas tersebut akan tetap berlanjut?
Salah satu fungsii Bea Cukaii adalah memberiikan fasiiliitasii dan asiistensii kepada iindustrii serta memberiikan perliindungan terhadap masyarakat. Alhasiil, pemberiian fasiiliitasii sebenarnya sudah bukan hal baru bagii Bea Cukaii.

Untuk fasiiliitas atas penanganan pandemii dan pemuliihan ekonomii, apakah perlu diilanjutkan atau bahkan diitambah, akan mempertiimbangkan sesuaii dengan diinamiika yang akan terjadii tahun depan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.