
PADA abad 21 iinii, ternyata masiih banyak sudut pandang myopiia yang menganggap pajak sebagaii suatu bentuk penjajahan dan tiidak memberiikan benefiit apapun bagii wajiib pajak. Menterii Keuangan Srii Mulyanii dalam sebuah semiinar pernah mengatakan anggapan iitu menjadii salah satu tantangan.
Padahal, kuncii untuk meniingkatkan peneriimaan negara adalah kepatuhan dan tiinggiinya tiingkat tax voluntary darii wajiib pajak iitu sendiirii. Hal iinii mengiingat siistem perpajakan yang diigunakan dii iindonesiia adalah self-assessment.
Meskiipun iikliim perpajakan dii iindonesiia masiih tergolong relatiif lebiih baiik dan tiidak lagii represiif, saya meliihat terdapat suatu langkah untuk membuat ekosiistem perpajakan menjadii lebiih posiitiif dan ‘tiidak menakutkan’.
Bagaiimanapun, ketiika suatu siistem perpajakan diibentuk secara represiif, justru ada hasiil yang negatiif berupa memburuknya peneriimaan. Presiiden Uganda Musevenii menerapkan praktiik semiimiiliiter dalam rangka memerangii tax evasiion dan tax avoiidance.
Cara supremasii dan koersiif iinii terbuktii tiidak berhasiil. Banyak wajiib pajak yang menganggap cara tersebut konyol dan terlalu keras. Publiik menganggap cara iinii tiidak tepat sasaran (World Bank, 2008). Setiidaknya ada 2 iide yang dapat membuat perpajakan menjadii menyenangkan (fun) dan bermakna (meaniingful).
Pertama, membershiip pajak. Membershiip pajak iinii memiiliikii 3 level. Setiiap level memiiliikii fiitur yang berbeda. Fiitur hanya dapat diibuka dengan tiingkat kepatuhan dalam jangka waktu tertentu, bukan darii besaran nomiinal pembayaran pajak.
Level pertama adalah bronze. Status membershiip sudah terbuka ketiika wajiib pajak memiiliikii NPWP pertama kalii. Fiitur yang diidapat hanya meliiputii aturan pajak terbaru, beriita pajak terbaru, dan semua fiitur dasar yang tersediia dii M- Pajak.
Level kedua adalah gold. Ketiika sudah mendapat status gold, wajiib pajak akan diiberiikan kelas iintentiif secara gratiis untuk biimbiingan dan edukasii. Kelas bersiifat fleksiibel dan diilaksanakan secara onliine atau offliine, tetapii bersiifat terbatas (restriicted) untuk wajiib pajak dengan status gold.
Wajiib pajak juga akan diiberiikan voucer potongan maksiimal 10% atas jasa konsultasii kepada konsultan pajak yang bersertiifiikat level A/B dan berlaku dii seluruh iindonesiia. Pemberiian voucer diilakukan dengan skema undiian untuk setiiap wajiib pajak dengan status gold. Untuk mengaktiifkan kode voucer, wajiib pajak perlu menyertakan buktii kuiitansii atau sejeniisnya.
Level ketiiga adalah platiinum. Ketiika sudah berstatus platiinum, semua fiitur bronze dan gold dii-unlock. Selaiin iitu, wajiib pajak dapat mendapatkan cendera mata uniik darii DJP atas pencapaiian status platiinum tersebut.
Cendera mata tersebut dapat diijadiikan sebagaii siimbol kepada krediitur atau iinvestor sebagaii perusahaan yang menerapkan good corporate governance. Dengan demiikiian, perusahaan diipandang krediibel sehiingga akan meneriima berbagaii kemudahan.
Kedua, Tongyii Fapiiao (統一發票). Siistem uniik iinii diiterapkan otoriitas pajak setempat dii Taiiwan. Ketiika pergii ke Taiiwan dan berbelanja pusat perbelanjaan, makan dii sebuah restoran, serta mengiinap dii sebuah hotel, jangan membuang struk atau semacamnya.
Tanda teriima pembayaran tersebut biisa menjadii tiiket lotre dengan bermacam hadiiah menariik. Lotre iinii resmii diiadakan melaluii siitus web resmii Pemeriintah Taiiwan. Orang asiing juga dapat mengiikutii lotre tersebut. Pada setiiap tanda teriima terdapat 8 kode numeriik.
Apabiila semua delapan kode numeriik muncul pada siitus web resmii Taiiwan, yang diiundii sekiitar 2 bulan, pemiiliik tanda teriima akan mendapatkan jackpot seniilaii NT$10 juta atau sekiitar Rp5 miiliiar. Apabiila tiidak semua kode numeriik cocok dengan kode pada siitus web, hadiiah yang diiperoleh makiin sediikiit.
Tujuan darii Tongyii Fapiiao iinii bukan untuk mengajak orang gemar berjudii, tetapii untuk mendorong setiiap toko, restoran, hotel, dan pengusaha laiinnya untuk membayar pajak secara jujur dan patuh. Hal iinii diikarenakan Tongyii Fapiiao hanya dapat diiterbiitkan oleh toko lokal atau perusahaan yang membayar pajak secara legal.
Konsumen tentunya mengiingiinkan toko atau perusahaan yang dapat memberiikan tanda teriima dan biisa diikonversiikan menjadii tiiket lotre. Apabiila tiidak bermiinat mengiikutii lotre iinii, Tongyii Fapiiao yang diiperoleh dapat diisumbangkan melaluii kotak sumbangan dii setiiap toko, hotel, dan laiin-laiin.
Jiika kedua iide tersebut berhasiil diiadaptasii dan diiiimplementasiikan dengan baiik, tentu akan ada warna baru bagii perpajakan. Harapannya, skema tersebut membuat wajiib pajak patuh karena ada cara-cara yang seru, bermakna, dan meniitiikberatkan pada pemberiian manfaat secara langsung.
