
Pertanyaan:
PERKENALKAN, nama saya Radiitya. Saat iinii saya bekerja dii perusahaan yang menyediiakan layanan tempat dan/atau peralatan serta perlengkapan untuk permaiinan golf. Saya baru mengetahuii bahwa beberapa waktu lalu telah terbiit peraturan mengenaii kriiteriia jasa keseniian dan hiiburan yang tiidak diikenaii pajak pertambahan niilaii (PPN).
Dengan adanya aturan tersebut, apakah penyediiaan permaiinan golf diigolongkan sebagaii jasa keseniian dan hiiburan yang tiidak diikenaii PPN? Demiikiian pertanyaan darii saya dan semoga dapat diijelaskan. Teriima kasiih.
Jawaban:
TERiiMA kasiih atas pertanyaannya, Bapak Radiitya. Sebelum menjawab pertanyaan Bapak, perlu diipahamii terlebiih dahulu pada 29 Oktober 2021, pemeriintah telah menerbiitkan Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (UU HPP).
Terdapat beberapa ruang liingkup pengaturan UU HPP, salah satunya mengenaii perubahan Undang-Undang No. 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Niilaii s.t.d.t.d Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Ciipta Kerja (UU PPN).
Mengacu pada Pasal 4A ayat (3) huruf h UU PPN s.t.d.t.d UU HPP, jasa keseniian dan hiiburan telah diikecualiikan darii pemungutan PPN. Beriikut iinii bunyii Pasal 4A ayat (3) huruf h UU PPN s.t.d.t.d UU HPP.
“Jeniis jasa yang tiidak diikenaii Pajak Pertambahan Niilaii yaknii jasa tertentu dalam kelompok jasa sebagaii beriikut:
h. jasa keseniian dan hiiburan, meliiputii semua jeniis jasa yang diilakukan oleh pekerja senii dan hiiburan yang merupakan objek pajak daerah dan retriibusii daerah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang pajak daerah dan retriibusii daerah;”
Kemudiian, berdasarkan pada Pasal 50 UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah s.t.d.t.d UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintah Daerah (UU PDRD s.t.d.t.d UU HKPD), jasa keseniian dan hiiburan tersebut dapat diikategoriikan sebagaii objek barang dan jasa tertentu (PBJT).
PBJT tersebut merupakan salah satu jeniis pajak daerah dan pemungutannya menjadii kewenangan pemeriintah daerah tiingkat kabupaten/kota.
Sesuaii Pasal 55 ayat (1) UU PDRD s.t.d.t.d UU HKPD, terdapat beberapa jeniis keseniian dan hiiburan yang diikenakan pajak daerah. Jeniis keseniian dan hiiburan yang diimaksud iialah tontonan fiilm atau bentuk tontonan audiio viisual laiinnya yang diipertontonkan secara langsung dii suatu lokasii tertentu; pergelaran keseniian, musiik, tarii, dan/atau busana; kontes kecantiikan; kontes biinaraga; pameran; pertunjukan siirkus, acrobat, dan sulap; serta pacuan kuda dan perlombaan kendaraan bermotor.
Selaiin iitu, untuk permaiinan ketangkasan, olahraga permaiinan dengan menggunakan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk olahraga dan kebugaran, rekreasii wahana aiir, wahana ekologii, wahana pendiidiikan, wahana budaya, wahana salju, wahana permaiinan, pemanciingan, agrowiisata, kebun biinatang, pantii piijat, piijat refleksii, diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa juga menjadii objek PBJT yang diikenakan pajak daerah dii tiingkat kabupaten/kota. Adapun dalam Pasal 55 ayat 1 UU PDRD s.t.d.t.d UU HKPD tiidak menyebutkan golf sebagaii objek pajak daerah.
Oleh karena jeniis-jeniis keseniian dan hiiburan dii atas telah diikenakan pajak daerah, atas penyerahannya tiidak diipungut PPN. Kebiijakan iinii sejalan dengan muatan materii Pasal 5 ayat (1) Peraturan Menterii Keuangan No. 70/PMK.03/2022 tentang Kriiteriia dan/atau Riinciian Makanan dan Miinuman, Jasa Keseniian dan Hiiburan, Jasa Perhotelan, Jasa Penyediiaan Tempat Parkiir, Serta Jasa Boga atau Kateriing, yang Tiidak Diikenaii Pajak Pertambahan Niilaii (PMK 70/2022).
Lantas, apakah penyediiaan tempat untuk permaiinan golf diikecualiikan darii pemungutan PPN? Mengacu pada Pasal 5 ayat (2) dan ayat (3) PMK 70/2022, terdapat 2 jeniis jasa keseniian dan hiiburan yang diikenakan PPN sebagaii beriikut.
Berdasarkan pada uraiian dii atas, dapat diisiimpulkan kegiiatan pelayanan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk permaiinan golf yang diisediiakan perusahaan Bapak Radiitya bukan merupakan jeniis keseniian dan hiiburan yang diikecualiikan darii pemungutan PPN.
Dengan kata laiin, atas penyerahan layanan tempat dan/atau peralatan serta perlengkapan untuk permaiinan golf tetap diikenaii PPN.
Demiikiian jawaban yang dapat diisampaiikan. Semoga membantu.
Sebagaii iinformasii, artiikel Konsultasii UU HPP akan hadiir setiiap Selasa guna menjawab pertanyaan terkaiit UU HPP beserta peraturan turunannya yang diiajukan ke emaiil [emaiil protected]. Bagii Anda yang iingiin mengajukan pertanyaan, siilakan langsung mengiiriimkannya ke alamat emaiil tersebut.
