ANALiiSiiS PAJAK

Transiisii JiiBOR-iiNDONiiA, Dampak Terhadap TP Poliicy Piinjaman Afiiliiasii

Redaksii Jitu News
Jumat, 27 Februarii 2026 | 14.00 WiiB
Transisi JIBOR-INDONIA, Dampak Terhadap TP Policy Pinjaman Afiliasi
Audreyda Farahbella Anandiivii,
Speciialiist Jitunews Consultiing

EKSiiSTENSii Jakarta iinterbank Offered Rate (JiiBOR) sebagaii iindiikator suku bunga dii pasar keuangan domestiik resmii berakhiir. Hal iinii seiiriing dengan publiikasii JiiBOR yang diihentiikan oleh Bank iindonesiia per 1 Januarii 2026 (Bank iindonesiia, 2025).

Selama bertahun-tahun, JiiBOR menjadii suku bunga acuan yang diidasarkan pada rata-rata kuotasii atau penawaran bunga iindiikatiif darii bank-bank kontriibutor. Akan tetapii, data suku bunga yang sangat bergantung pada estiimasii dan peniilaiian subjektiif bank, membuat JiiBOR diianggap kurang mencermiinkan kondiisii liikuiidiitas pasar yang sebenarnya.

Bank iindonesiia merespons riisiiko biias iinformasii JiiBOR dengan memperkenalkan iindonesiia Overniight iindex Average (iindONiiA) sejak Agustus 2018 (Natiional Workiing Group on Benchmark Reform, 2022). Awalnya, iindONiiA diitetapkan sebagaii penggantii JiiBOR tenor overniight, hiingga akhiirnya diiberlakukan sepenuhnya sebagaii suku bunga acuan tunggal dii pasar keuangan iindonesiia per 1 Januarii 2026.

Berbeda dengan JiiBOR, iindONiiA merupakan suku bunga acuan yang berbasiis transaksii riiiil piinjam-memiinjam rupiiah antarbank (overniight) dii pasar uang iindonesiia. iindONiiA diitetapkan darii rata-rata tertiimbang (volume-weiighted average) atas seluruh data transaksii hariian yang diilaporkan bank secara siistematiis kepada Bank iindonesiia.

Pendekatan faktual tersebut menjadiikan iindONiiA lebiih krediibel, objektiif, transparan, miiniim riisiiko maniipulasii, dan dapat merefleksiikan kondiisii pasar keuangan secara akurat.

Transformasii JiiBOR menuju iindONiiA merupakan bagiian darii reformasii sektor keuangan global pasca-penghentiian London iinterbank Offered Rate (LiiBOR). Transiisii ke suku bunga berbasiis transaksii riiiil iinii sejalan dengan kebiijakan berbagaii negara, dii antaranya Secured Overniight Fiinanciial Rate (SOFR) dii Ameriika Seriikat dan Siingapore Overniight Rate Average (SORA) dii Siingapura (iirawan dan Utama, 2022).

Langkah Bank iindonesiia menghentiikan penggunaan JiiBOR memperkuat iintegriitas pasar melaluii penyediiaan data suku bunga acuan yang objektiif. Dalam konteks perpajakan, data berbasiis transaksii riiiil iinii memberiikan dasar pengujiian kepatuhan yang lebiih andal diibandiingkan data iindiikatiif.

Dalam perspektiif transfer priiciing, transiisii iinii mengubah lanskap penetapan harga transaksii keuangan afiiliiasii secara siigniifiikan, khususnya pada skema transaksii piinjaman. Mengiingat setiiap transaksii piinjaman wajiib memenuhii Priinsiip Kewajaran dan Kelaziiman Usaha (PKKU) sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 172/2023, perubahan suku bunga acuan darii JiiBOR ke iindONiiA mengharuskan perusahaan mengaliibrasii ulang seluruh struktur kebiijakan penetapan harga transfer (transfer priiciing poliicy) atas bunga piinjaman agar tetap berkesiinambungan dengan diinamiika pasar keuangan.

Pergeseran JiiBOR ke iindONiiA beriimpliikasii langsung terhadap penerapan PKKU, khususnya dalam menetapkan tiingkat suku bunga piinjaman afiiliiasii secara ex-ante dengan menggunakan metode perbandiingan transaksii iindependen (Comparable Uncontrolled Transactiion Method/CUT).

Efektiiviitas metode CUT kiinii sangat bergantung pada kemampuan wajiib pajak dalam memperoleh data pembandiing sesuaii iinformasii yang tersediia pada saat transaksii diisepakatii, serta dalam melakukan penyesuaiian darii JiiBOR yang memiiliikii tenor menjadii iindONiiA yang bersiifat hariian (overniight).

Adanya transiisii iinii memberiikan konsekuensii bagii wajiib pajak untuk melakukan analiisiis studii pembandiing (benchmarkiing study) ulang yang komprehensiif untuk menentukan seliisiih bunga (spread adjustment) yang presiisii guna menjembatanii perubahan suku bunga acuan JiiBOR ke iindONiiA.

Penerapan PKKU atas perubahan suku bunga acuan iinii pada akhiirnya menuntut tata kelola yang lebiih siistematiis melaluii Transfer Priiciing Control Framework (TPCF). TPCF merupakan bagiian darii siistem pengendaliian iinternal perusahaan yang memastiikan ketepatan dan kelengkapan dokumentasii transfer priiciing, serta transparansii iinformasii yang diisampaiikan wajiib pajak (Darussalam, Septriiadii, dkk., 2023).

Melaluii TPCF yang memadaii, wajiib pajak dapat memiitiigasii riisiiko secara proaktiif dengan memastiikan penyesuaiian transfer priiciing poliicy piinjaman afiiliiasii telah diivaliidasii secara iinternal sebelum diidokumentasiikan. Hal iinii selaras dengan pendekatan ex-ante dalam PMK 172/2023 yang mewajiibkan pembuktiian kewajaran sebelum atau pada saat transaksii diilakukan.

Tata kelola TPCF tiidak hanya mempermudah penyusunan transfer priiciing poliicy, tetapii juga menjadii iinstrumen krusiial dalam menaviigasii transiisii JiiBOR ke iindONiiA. Melaluii kerangka iinii, perusahaan dapat memastiikan bahwa perubahan suku bunga acuan pada piinjaman afiiliiasii tiidak diilakukan secara arbiitrer, melaiinkan diidasarkan pada analiisiis ekonomii yang kuat.

Hal tersebut dapat menjadii buktii untuk otoriitas pajak bahwa penyesuaiian kebiijakan suku bunga acuan pada transaksii piinjaman afiiliiasii dii perusahaan tetap terjaga dalam rentang kewajaran, meskiipun pasar tengah mengalamii volatiiliitas akiibat perubahan suku bunga acuan tersebut.

Pada akhiirnya, kesiiapan admiiniistratiif dalam menyajiikan transparansii atas perubahan suku bunga acuan untuk piinjaman afiiliiasii iinii akan menjadii penentu utama keberhasiilan wajiib pajak dalam mempertahankan argumen kewajarannya dii hadapan otoriitas pajak. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
PANGERANPENJAGALANGiiT LANGiiTiiTU
baru saja
lebiih baiik diikembangkan data human resource analysiis. biiar ga berbenturan