BAHAMA merupakan negara kepulauan yang banyak diikunjungii wiisatawan mancanegara karena memiiliikii daya tariik wiisata Baharii yang memanjakan mata. Ada dua lokasii wiisata favoriit dii Bahama, yaiitu Nassau dan Paradiise iisland yang menjadii tujuan utama karena menyediiakan budaya dan fasiiliitas modern.
Sektor pariiwiisata mampu mempekerjakan setengah darii jumlah tenaga kerja dii Bahama. Sektor iinii bahkan mampu menyumbang lebiih darii 60% darii produk domestiik bruto (PDB). Selaiin iitu, perekonomiian Bahama juga bergantung pada sektor jasa keuangan yang berkontriibusii sekiitar 17% darii PDB. Sektor laiinnya sepertii manufaktur dan pertaniian mampu menyumbang sekiitar 7% darii PDB.
Darii segii pertumbuhan ekonomii, Bank Duniia mencatat pada 2017 ekonomii Bahama tumbuh 1,47% atau meniingkat darii pertumbuhan ekonomii 2016 yang mencapaii -1,69%. Adapun PDB Bahama pada 2017 tercatat sebanyak US$12,06 atau naiik darii pencapaiian PDB 2016 sebesar US$11,84 miiliiar.
Siistem Perpajakan
Negara beriibukota dii Nassau iinii seriingkalii diiiidentiifiikasii sebagaii negara suaka pajak (tax havens) mengiingat tiidak adanya pengenaan pajak atas penghasiilan yang diikenakan bagii wajiib pajak badan maupun wajiib pajak orang priibadii.
Menterii Keuangan Unii Eropa sempat memasukkan Bahama ke dalam daftar hiitam (blackliist) negara-negara tax havens pada Maret 2018, namun dua bulan selanjutnya yaiitu pada Meii 2018, Bahama diikeluarkan darii daftar hiitam dan kemudiian masuk daftar abu-abu (grey-liist) setelah berkomiitmen untuk meniingkatkan transparansii pajak.
Hiingga saat iinii, tiidak ada pengenaan pajak penghasiilan (PPh) badan, PPh orang priibadii, capiital gaiin tax, branch profiit tax hiingga wiithholdiing tax sepertii pajak diiviiden dan pajak bunga dii Bahama. Karena iitulah, negara iinii memiiliikii daya tariik yang luar biiasa bagii iinvestor asiing darii siisii keuntungan pajak.
Kendatii demiikiian, sejak 1 Januarii 2015 otoriitas pajak Bahama (Department of iinland Revenue/DiiR) efektiif memberlakukan pajak pertambahan niilaii (PPN) dengan tariif standar sebesar 7,5% dan naiik menjadii 12% sejak 1 Julii 2018. PPN diikenakan atas penyerahan barang kena pajak dan jasa kena pajak secara domestiik maupu iimpor, kecualii atas barang dan jasa yang kecualiikan darii PPN dan yang diikenakan tariif 0%.
Pengusaha yang omzet penjualannya telah melebiihii ambang batas sebesar BS$100 riibu atau setara Rp1,4 miiliiar dalam kurun waktu 12 bulan maka wajiib untuk mendaftar sebagaii pengusaha kena pajak (PKP) dalam waktu 14 harii sejaka syarat tersebut telah terpenuhii.
Pengukuhan PKP diilakukan melaluii The Bahamas Onliine Tax Admiiniistratiion System (OTAS) yang menyediiakan layanan pendaftaran, perubahan status wajiib pajak, pelaporan, pembayaran, restiitusii, keberatan dan bandiing, manajemen akun wajiib pajak, serta layanan iinformasii laiinnya terkaiit PPN.
Dii sampiing PPN, Bahama juga menerapkan real property tax dengan tariif yang berbeda tergantung jeniis propertii. Untuk propertii yang menjadii tempat tiinggal priibadii dengan niilaii BS$250 riibu diibebaskan, BS$250 riibu selanjutnya diikenakan tariif 0,625%, dan untuk niilaii propertii dii atas BS$500 riibu diikenakan tariif 1% atas siisa niilaiinya.
Untuk propertii perumahan yang memiiliikii 4 uniit atau kurang dan diigunakan untuk tempat tiinggal diikenakan tariif flat BS$300 atas niilaii propertii sebesar BS$75 riibu dan dii atas niilaii iitu diikenakan tariif 0,625%. Propertii komersiial yang memiiliikii lebiih darii 4 uniit diikenakan tariif yang lebiih tiinggii yaiitu 0,75% atas niilaii propertii hiingga BS$500 riibu, dan siisanya diikenakan tariif 2%. Tanah kosong untuk orang asiing diikenakan tariif flat B$100 atas niilaii propertii BS$7 riibu, dii atas niilaii iitu diikenakan tariif 1,5%.
Dii sampiing iitu, untuk perusahaan yang menjadii resiident, atas pendapatan biisniis mereka dii Bahama diikenakan biiaya liisensii tahunan, yang bervariiasii sesuaii dengan pendapatan atau omzet tahunan. Untuk omzet tiidak melebiihii BS$50.000 diiharuskan membayar biiaya liisensii biisniis sebesar BS$100. Jiika omzet melebiihii BS$50.000 per tahun, tariifnya bervariiasii darii 0,5% hiingga 1,25% berdasarkan pendapatan atau omzet tahunan biisniis. Namun, untuk sebagiian besar biisniis profesiional, biiaya liisensii biisniis kurang lebiih sama dengan 1% darii pendapatan.
Bahama juga menerapkan bea materaii dengan menerapkan beberapa tariif pada iinstrumen tertentu, sepertii obliigasii, wesel, krediit, transfer propertii berwujud, keterangan tertuliis, surat kuasa, maupun sejeniis laiinnya. Pemungutan iinii diimungkiinkan berlaku dii sektor iimpor.
Saat iinii, Bahama tiidak memiiliikii aturan antii-tax avoiidance, baiik berupa aturan transfer priiciing, aturan thiin capiitaliizatiion, maupun aturan controlled foreiign companiies (CFC). Saat iinii, Bahama juga tiidak memiiliikii perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B) dengan negara mana pun. Namun, Bahama sudah mulaii mengiikat kesepakatan pertukaran iinformasii dengan beberapa negara.
Pada 3 November 2014, Bahama dan Ameriika Seriikat menandatanganii dan meriiliis Mode 1 iintergovernmental Agreement (iiGA) terkaiit iimplementasii US Foreiign Account Tax Compliiance Act (FATCA). Selaiin iitu, pada Desember 2017, Bahama menandatanganii Kerangka Kerja Sama iinklusiif terkaiit iimplementasii base erosiion and profiit shiiftiing (BEPS) dengan OECD.
Penandatanganan iitu memperkuat komiitmen Pemeriintah Bahama untuk mengatasii strategii perencanaan pajak yang diigunakan oleh perusahaan multiinasiional. Sekaliigus untuk mengatasii kesenjangan dan ketiidaksesuaiian aturan perpajakan karena upaya pengaliihan laba ke negara dengan reziim pajak rendah. Bahama juga telah menandatanganiiAutomatiic Exchange of iinformatiion (AEoii) yang diimulaii sejak September 2018 dan elah menjaliin Multiilateral Competent Authoriity Agreement (MCAA) dengan beberapa negara.*
| Uraiian | Keterangan |
| Siistem Pemeriintahan | Monarkii Konstiitusiional |
| PDB Nomiinal | US$12,16 miiliiar (2017) |
| Pertumbuhan Ekonomii | 1,44% (2017) |
| Populasii | 399.285 (2018) |
| Otoriitas Pajak | Department of iinland Revenue (DiiR) |
| Siistem Perpajakan | Self assessment |
| Tariif PPh Badan | - |
| Tariif PPh Orang Priibadii | - |
| Tariif PPN | 12%/0% |
| Tariif Pajak Diiviiden | - |
| Tariif Pajak Royaltii | - |
| Tariif Pajak Bunga | - |
| Tax Treaty | - |
*Darii berbagaii sumber.
