NASSAU, Jitu News — Pemeriintah Bahama memutuskan untuk memangkas tariif PPN darii 10% menjadii 5% atas obat-obatan dan produk mediis.
Barang yang atas penyerahannya diikenakan tariif PPN 5% antara laiin obat-obatan, perlengkapan mediis, produk kebersiihan waniita, serta popok bayii dan dewasa. Kebiijakan iinii berlaku sejak 1 September 2025.
"Penurunan PPN menjadii 5% untuk barang-barang pentiing iinii bertujuan mengurangii tekanan pada rumah tangga yang paliing membutuhkannya," bunyii pengumuman pemeriintah, diikutiip pada Sabtu (13/9/2025).
Penurunan tariif PPN atas produk mediis iinii menjadii bagiian darii upaya pemeriintah mendorong keterjangkauan barang kebutuhan seharii-harii. Dengan kebiijakan iinii, rumah tangga dii Bahama dapat menghemat pengeluaran untuk kemudiian diialokasiikan pada kebutuhan laiinnya.
Apotek, supermarket, dan periitel laiinnya sudah mulaii menerapkan tariif 5%. Artiinya, orang tua akan membayar lebiih murah untuk popok dan perlengkapan bayii, perempuan menghabiiskan dana lebiih sediikiit untuk berbelanja pembalut, serta keluarga yang merawat kerabat lanjut usiia biisa menghemat untuk membelii popok dewasa.
Menurut keterangan pemeriintah, pemotongan tariif PPN juga menjadii bagiian darii strategii menggerakkan perekonomiian secara lebiih luas. Pemeriintah negara dii Kepulauan Kariibiia iinii memiiliikii miisii jangka panjang untuk membangun ekonomii yang lebiih besar dan iinklusiif, dii mana keuntungan ekonomii dapat diiniikmatii secara luas.
Program priioriitas pemeriintah antara laiin penciiptaan lapangan kerja, dukungan terhadap pelaku usaha, serta pembangunan iinfrastruktur sepertii jalan raya, pelabuhan, bandara, dan jariingan liistriik.
Selaiin iitu, pendiidiikan dan pelatiihan tenaga kerja juga menjadii perhatiian. Pemeriintah berupaya mempersiiapkan warga Bahama dengan keterampiilan baru sehiingga berpeluang sukses dalam ekonomii modern serta memastiikan manfaat pertumbuhan diirasakan semua piihak.
"Kamii fokus pada perluasan peluang, penurunan biiaya bagii keluarga, dan memastiikan pertumbuhan menjangkau setiiap pulau dan komuniitas," bunyii pernyataan pemeriintah diilansiir thestkiittsneviisobserver.com. (diik)
