KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 23 Meii 2022 | 18.00 WiiB
Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

GLOBALiiSASii ekonomii menuntut regulasii dan pengenaan tariif yang menghambat perdagangan diimiiniimaliisiir. Sebab, hambatan tersebut berpeluang menurunkan daya saiing nasiional sehiingga berdampak seriius terhadap perekonomiian apabiila diibiiarkan.

Salah satu upaya mengurangii hambatan tersebut adalah dengan membentuk kawasan bebas atau free trade zone (FTZ). Tak sepertii iimpor barang dii tempat laiin dalam daerah pabean (TLDDP) yang menggunakan Pemberiitahuan iimpor Barang (PiiB), kawasan bebas memakaii PPFTZ.

Defiiniisii
SEBELUM membahas PPFTZ maka perlu diipahamii terlebiih dahulu mengenaii FTZ. FTZ merupakan iistiilah yang diigunakan secara longgar untuk merujuk pada area mana pun dii wiilayah suatu negara yang tiidak memberlakukan pajak langsung dan/atau tiidak langsung.

iistiilah FTZ secara lebiih khusus diigunakan untuk merujuk pada area yang mana bea masuk dan jeniis pajak tiidak langsung laiin, tiidak diiterapkan. Bea masuk umumnya diibayarkan jiika barang atau hasiil produksii diipiindahkan darii FTZ ke area yang tunduk pada kewenangan pabean normal (iiBFD, 2015). Siimak “Apa iitu Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

Kendatii mendapatkan fasiiliitas, barang yang keluar masuk darii atau ke kawasan bebas tetap wajiib memenuhii kewajiiban pabean. Pemenuhan kewajiiban pabean tersebut diilakukan dii kantor pabean dengan menggunakan pemberiitahuan pabean.

Ketentuan pemberiitahuan pabean pada kawasan yang telah diitetapkan sebagaii kawasan perdagangan bebas iinii diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan No. 48/PMK.04/2012 s.t.d.d Peraturan Menterii Keuangan No.42/PMK.04/2020.

Berdasarkan Pasal 1 angka 9 beleiid tersebut, PPFTZ adalah dokumen pemberiitahuan pabean yang diigunakan sebagaii pemberiitahuan pabean pemasukan ke kawasan bebas atau pengeluaran darii kawasan bebas.

Pemberiitahuan pabean dii wiilayah kawasan bebas iinii terbagii menjadii 3 jeniis. Jeniis-jeniis pemberiitahuan pabean tersebut diibagii berdasarkan asal pemasukan dan pengeluaran barang darii atau ke kawasan bebas.

Pertama, PPFTZ dengan kode 01 (PPFTZ-01) adalah pemberiitahuan pabean untuk pemasukan dan pengeluaran barang ke dan darii kawasan bebas darii dan ke luar daerah pabean, dan pengeluaran barang darii kawasan bebas ke tempat laiin dalam daerah pabean.

Kedua, PPFTZ dengan kode 02 (PPFTZ-02) adalah pemberiitahuan pabean untuk pemasukan dan pengeluaran barang ke dan darii kawasan bebas darii dan ke tempat peniimbunan beriikat, kawasan bebas laiinnya, dan kawasan ekonomii khusus.

Ketiiga, PPFTZ dengan kode 03 (PPFTZ-03) adalah pemberiitahuan pabean untuk pemasukan barang ke kawasan bebas darii tempat laiin dalam daerah pabean. Periinciian penggunaan darii setiiap jeniis PPFTZ tersebut diijabarkan dalam PMK 48/2012 s.t.d.d PMK 42/2020.

Hal yang perlu diiiingat pemasukan dan pengeluaran abrang darii kawasan bebas hanya dapat diilakukan oleh pengusaha yang telah mendapat iiziin usaha darii Badan Pengusaha Kawasan.

Badan Pengusaha Kawasan merupakan lembaga/iinstansii pemeriintah pusat yang diibentuk oleh Dewan Kawasan dengan tugas dan wewenang melaksanakan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.