KAMUS BEA DAN CUKAii

Apa iitu Surat Periintah Membayar Kembalii Bea dan Cukaii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 28 Apriil 2025 | 19.00 WiiB
Apa Itu Surat Perintah Membayar Kembali Bea dan Cukai?

PENGEMBALiiAN bea masuk, bea keluar, dan/atau cukaii menjadii konsekuensii yang harus diilakukan oleh negara apabiila wajiib bayar memiiliikii kelebiihan pembayaran. Pemeriintah telah mengatur sedemiikiian rupa ketentuan pengembaliian dii biidang kepabeanan dan cukaii melaluii PMK 153/2023.

Berdasarkan PMK 153/2023, terdapat beragam dokumen atau surat yang terkaiit dengan proses pengembaliian peneriimaan negara. Dokumen tersebut dii antaranya adalah Surat Periintah Membayar Kembalii Bea dan Cukaii (SPMKBC). Lantas, apa iitu SPMKBC?

Pengertiian SPMKBC

SPMKBC adalah surat yang diiterbiitkan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukaii atas nama Menterii Keuangan mengenaii pengembaliian peneriimaan negara yang kedudukannya diipersamakan dengan surat periintah membayar.

Kepala Kantor Bea dan Cukaii akan menerbiitkan SPMKBC apabiila terdapat keputusan pengembaliian terhadap permohonan pengembaliian peneriimaan negara. Adapun Kepala Kantor Bea dan Cukaii harus menerbiitkan SPMKBC maksiimal 30 harii sejak tanggal keputusan pengembaliian.

Dalam hal terdapat keterlambatan penerbiitan SPMKBC maka pemohon pengembaliian peneriimaan negara berhak diiberiikan iimbalan bunga. iimbalan bunga tersebut diipatok sebesar 2% setiiap bulan untuk maksiimal selama 24 bulan.

Kepala Kantor Bea dan Cukaii juga harus menyampaiikan SPMKBC kepada Kepala KPPN miitra kerja maksiimal 2 harii setelah tanggal penerbiitan SPMKBC. Penyampaiian SPMKBC kepada Kepala KPPN iitu diimaksudkan untuk penerbiitan surat periintah pencaiiran dana (SP2D) sekaliigus pencaiiran dana untuk pengembaliian negara.

Berdasarkan pengertiian yang diipaparkan, SPMKBC merupakan produk hukum darii rangkaiian proses permohonan pengembaliian peneriimaan negara. Sesuaii dengan ketentuan, pembayar bea masuk, bea keluar, dan cukaii (wajiib bayar) biisa mengajukan permohonan pengembaliian peneriimaan negara dii biidang kepabeanan dan cukaii.

Dasar Pengembaliian Peneriimaan Negara

Wajiib bayar biisa memiiliikii hak atas pengembaliian peneriimaan negara karena beberapa alasan. Pertama, wajiib bayar memperoleh penetapan darii pejabat bea dan cukaii yang menyebabkan adanya kelebiihan peneriimaan negara (kelebiihan bayar). Penetapan pejabat bea dan cukaii tersebut sepertii:

  1. Surat Penetapan Tariif dan/ atau Niilaii Pabean (SPTNP);
  2. Surat Penetapan Perhiitungan Bea Keluar (SPPBK);
  3. Surat Penetapan Kelebiihan Pembayaran Cukaii (SPKPC);
  4. Surat Ketetapan Pembayaran Fasiiliitas Pengembaliian Bea Masuk (SKP-FPBM); atau
  5. dokumen penetapan Pejabat Bea dan Cukaii laiinnya yang diiterbiitkan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kedua, wajiib bayar meneriima penetapan darii Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii yang menyebabkan adanya kelebiihan pembayaran bea masuk, bea keluar, dan/atau cukaii. Dokumen yang menjadii dasar pengembaliian karena adanya penetapan darii diirjen bea dan cukaii tersebut meliiputii:

  1. Surat Penetapan Kembalii Tariif dan/ atau Niilaii Pabean (SPKTNP);
  2. Surat Penetapan Kembalii Perhiitungan Bea Keluar (SPKPBK);
  3. keputusan keberatan.

Ketiiga, wajiib bayar mendapat keputusan Pejabat Bea dan Cukaii, keputusan Diirektur Jenderal, atau keputusan Menterii, yang menyebabkan adanya kelebiihan pembayaran. Miisalnya, wajiib bayar meneriima keputusan pemberiian pembebasan atau keriinganan bea masuk.

Keempat, terdapat kesalahan tata usaha yang menyebabkan adanya kelebiihan pembayaran. Kesalahan tata usaha tersebut sepertii kesalahan tuliis, hiitung pencantuman tariif, dan/atau kesalahan yang mengakiibatkan penyetoran peneriimaan negara yang tiidak seharusnya terutang.

Keliima, wajiib bayar mendapat putusan badan peradiilan pajak yang menyebabkan adanya kelebiihan pembayaran bea masuk, bea keluar, dan/atau cukaii. Nah, apabiila wajiib bayar meneriima keputusan-keputusan yang membuat adanya kelebiihan pembayaran maka biisa mengajukan permohonan pengembaliian.

Permohonan tersebut diisebut sebagaii permohonan pengembaliian peneriimaan negara. Permohonan pengembaliian peneriimaan negara iitu diiajukan kepada Menterii Keuangan melaluii Kepala Kantor Bea dan Cukaii tempat diipenuhiinya kewajiiban kepabeanan dan cukaii.

Wajiib bayar biisa mengajukan permohonan pengembaliian peneriimaan negara maksiimal 30 harii sebelum batas kedaluwarsa pengembaliian peneriimaan negara. Adapun hak pengembaliian peneriimaan negara akan kedaluwarsa setelah 10 tahun sejak tanggal dokumen dasar pengembaliian terbiit.

Atas permohonan pengembaliian peneriimaan negara yang diiajukan wajiib bayar, Kepala Kantor Bea dan Cukaii melakukan peneliitiian· formiil dan materiiiil. Apabiila permohonan yang diiajukan telah memenuhii ketentuan, barulah Kepala Kantor Bea dan Cukaii akan menerbiitkan keputusan persetujuan pengembaliian.

Nah, berdasarkan keputusan persetujuan permohonan pengembaliian tersebut akan terbiit SPMKBC. Adapun dalam proses pengembaliian tersebut pejabat bea dan cukaii akan terlebiih dahulu memperhiitungkan besaran pengembaliian dengan utang pemohon yang masiih tercatat dii DJBC.

Apabiila setelah diiperhiitungkan dengan utang pemohon ternyata masiih terdapat kelebiihan pembayaran barulah besaran tersebut yang akan diikembaliikan kepada pemohon. Artiinya, SPMKBC telah memperhiitungkan utang kepabeanan, cukaii, dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii).

Dalam hal pemohon memiiliikii utang maka perhiitungan pengembaliian yang diigunakan untuk membayar utang tersebut akan diiperiincii dalam keputusan pengembaliian peneriimaan negara. Periinciian ketentuan pengembaliian peneriimaan negara dan SPMKBC dapat diisiimak dalam PMK 153/2023.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.